JP Radar Kediri – Manuver agresif kembali ditunjukkan Persija Jakarta di bursa transfer jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Manajemen Macan Kemayoran secara resmi mengamankan tanda tangan bek kiri andalan Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Tidak tanggung-tanggung, pemain kelahiran Blora, 21 Desember 2001, tersebut langsung diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga musim.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa perekrutan Arhan bukanlah tanpa alasan. Pengalaman internasional sang pemain dinilai menjadi kepingan puzzle yang pas untuk memperkokoh sektor kiri pertahanan Macan Kemayoran di tengah jadwal kompetisi yang padat.
"Pengalaman, kualitas, serta mentalitas yang dimiliki Arhan akan memberikan banyak pilihan bagi tim pelatih, khususnya di sektor kiri," ujar Prapanca.
Lebih lanjut, ia meyakini kehadiran pemilik lemparan jarak jauh mematikan ini akan memanaskan persaingan sehat di internal skuad. Efek dominonya, setiap pemain akan terdorong untuk terus berkembang demi menit bermain.
Baca Juga: Alasan Utama Shin Tae-yong Mantap Latih Persija Jakarta Akhirnya Terkuak
Kenyang Pengalaman di Tiga Negara Berbeda
Bagi penikmat sepak bola Tanah Air, nama Pratama Arhan tentu sudah tidak asing. Karier profesionalnya meroket saat membela PSIS Semarang pada 2020. Penampilan konsistennya selama dua musim di Liga 1 langsung membuka pintu karier abroad (luar negeri).
Jepang menjadi destinasi pertamanya. Pada 2022, Arhan merumput bersama Tokyo Verdy. Meski hanya mencatatkan dua penampilan di J2 League hingga 2024, pengalaman tersebut menjadi batu loncatan penting.
Setelahnya, Arhan menjajal kerasnya K League 1 Korea Selatan bersama Suwon FC pada periode 2024–2025. Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke negara tetangga, Thailand, bersama Bangkok United.
Baca Juga: Shin Tae-yong Inginkan Pratama Arhan, Persija Jakarta Siap Bersaing dengan Garudayaksa FC
Bersama raksasa Liga Thailand tersebut, Arhan mendapatkan menit bermain yang jauh lebih ideal. Ia sukses mencatatkan 20 penampilan di Thai League dan ikut serta merasakan atmosfer kompetisi elite Asia seperti ASEAN Club Championship hingga AFC Champions League Two.
Pengalaman merantau di tiga negara dengan kultur sepak bola yang berbeda ini diyakini menjadi modal berharga bagi bek berusia 24 tahun tersebut untuk menaklukkan tekanan bermain di klub sebesar Persija.
Reuni Spesial dengan Sang Mentor
Selain kiprah di level klub, Arhan adalah tulang punggung Timnas Indonesia. Dengan koleksi sekitar 50 caps, ia berkontribusi besar dalam berbagai ajang penting. Mulai dari Piala AFF 2020, meraih medali emas SEA Games 2023, tampil di Piala Asia 2023, hingga berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kepindahannya ke ibu kota tidak hanya soal membela klub baru, tetapi juga momentum reuni. Di Persija, Arhan akan kembali bekerja sama dengan pelatih yang membesarkan namanya di skuad Garuda, Shin Tae-yong.
Arhan pun tak dapat menyembunyikan antusiasmenya. Ia menyambut positif kesempatan untuk kembali dilatih oleh juru taktik asal Korea Selatan tersebut.
"Saya antusias bisa kembali bermain di Indonesia bersama Persija. Saya siap bekerja keras, mengikuti arahan tim pelatih, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan," tegas Arhan.
Ambisi besar kini diusung oleh sang pemain. Arhan berharap kontribusinya mampu membawa Persija Jakarta meraih prestasi maksimal sekaligus memberikan kebanggaan bagi Jakmania di musim 2026/2027 mendatang.
Editor : Shinta Nurma Ababil