JP Radar Kediri – Menjelang bergulirnya ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 Persija Jakarta resmi melepas enam pemainnya, dipimpin oleh bek andalan Rizky Ridho, untuk menjalani Pemusatan Latihan (TC) Timnas Indonesia.
Berdasarkan pengumuman resmi klub pada Minggu (5/7/2026), keenam nama yang mendapat Garuda Calling adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Donny Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, dan Mauro Zijlstra.
Rombongan Persija ini dijadwalkan langsung bertolak ke Pulau Dewata untuk mengikuti TC tahap pertama yang akan berlangsung pada 5 hingga 11 Juli 2026.
“Enam Macan Kemayoran mendapat panggilan untuk mengikuti Pemusatan Latihan Tahap 1 Tim Nasional Indonesia di Bali, 5–11 Juli 2026,” tulis pernyataan resmi Persija Jakarta melalui akun media sosial mereka.
Baca Juga: Rizky Ridho Buka Suara usai Kedapatan Jambak Beckham Putra Setelah Laga Panas Persija vs Persib
Kejutan Tanpa Witan dan Eksel
Pemanggilan skuad kali ini cukup mengundang perhatian publik sepak bola tanah air. Pasalnya, nama-nama langganan seperti Witan Sulaeman dan striker Eksel Runtukahu secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar keberangkatan utusan ibu kota.
Padahal, kedua pemain tersebut sebelumnya masuk ke dalam wider squad list dan sempat mengikuti pemusatan latihan pada Mei 2026 lalu.
Selain enam penggawa Macan Kemayoran, gelandang Arema FC Arkhan Fikri juga telah dipastikan merapat. Secara keseluruhan, Timnas Indonesia kali ini memang akan banyak mengandalkan pilar yang merumput di kompetisi domestik. Hal ini dikarenakan Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap persiapan skuad asuhan pelatih John Herdman, operator liga lokal pun telah melakukan penyesuaian kalender. Kickoff kompetisi Super League 2026/2027 resmi diundur ke bulan September agar tidak berbenturan dengan agenda krusial tim nasional.
Digelar Dua Gelombang, Usung Target Juara
Pemusatan latihan di Bali rencananya akan berjalan maraton mulai 5 hingga 25 Juli 2026 dan dibagi ke dalam dua gelombang. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memaparkan bahwa kerangka tim akan terus disusutkan hingga mendapatkan komposisi terbaik.
“Dari nama-nama itu nanti kloter pertama ada 26 pemain. Setelah fase pertama di Bali, yang lain akan menyusul untuk fase kedua,” ujar Sumardji, Jumat (3/7/2026).
Pria yang juga berstatus sebagai petinggi kepolisian ini menambahkan, dari 50 nama awal yang masuk radar, tim pelatih akan memerasnya menjadi skuad inti yang berisikan 24 hingga 26 pemain. Nantinya, pencoretan terakhir akan dilakukan setelah tim kembali ke Jakarta.
“Untuk turnamen di tahun 2026 ini, kami betul-betul mempersiapkan semuanya dengan sebaik-baiknya. Ini bukan pekerjaan mudah, ini pekerjaan sulit dan harus dipersiapkan detail. Kita siapkan yang terbaik agar target (juara) bisa dicapai," pungkas Sumardji optimis.
Dengan perpaduan pilar senior seperti Jordi Amat dan kematangan Rizky Ridho di lini belakang, publik kini menanti tuah taktik John Herdman untuk membawa trofi prestisius Asia Tenggara tersebut kembali ke tanah air.
Editor : Shinta Nurma Ababil