JP Radar Kediri – Duel krusial akan tersaji pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026. Sang juara bertahan, Timnas Argentina, bersiap menghadapi perlawanan alot Timnas Austria di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Selasa (23/6) dini hari pukul 00.00 WIB.
Disiarkan secara langsung oleh TVRI, laga ini menjadi kans besar bagi Lionel Messi dan kolega untuk mengunci tiket ke fase gugur lebih awal.
Argentina datang dengan konfidensi tinggi usai melibas Aljazair 3-0 lewat hattrick sang kapten, Lionel Messi. Hasil itu menempatkan skuad asuhan Lionel Scaloni di pucuk klasemen Grup J. Di sisi lain, Austria menempel ketat di posisi kedua setelah membungkam Yordania 3-1.
Bukan Sekadar Otot, Ini Soal Otak
Menilik gaya bermain Argentina saat ini, publik seolah diajak bernostalgia dengan ucapan mendiang Diego Maradona pada Piala Dunia 1994.
Kala itu, Maradona sesumbar bahwa Argentina akan mengalahkan Nigeria yang dipenuhi darah muda yang cepat dan kuat, karena Tim Tango "bermain menggunakan otak". Dan, itu terbukti.
Filosofi serupa masih kental di era Scaloni. Argentina menolak tunduk pada konsensus sepak bola modern yang sangat kaku pada struktur zona.
Sebaliknya, mereka tampil sebagai tim yang taktis, piawai menyerap energi lawan, memancing musuh keluar dari zona nyaman, lalu menerkam balik dengan efisien.
Hal ini terlihat jelas saat mereka melumat Aljazair. Meski Aljazair mendominasi penguasaan bola dan mencatat 14 sentuhan di kotak penalti Argentina, Albiceleste tampil jauh lebih klinis. Dari 10 peluang yang tercipta, 60 persen di antaranya adalah peluang emas yang berujung pada tiga gol magis Messi.
Baca Juga: Spanyol Balas Dendam di Laga Kedua Piala Dunia, Libas Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Sujud
Ujian Berat Pertahanan Austria
Austria besutan Ralf Rangnick jelas bukan lawan sembarangan. Berbekal filosofi gegenpressing, Austria diprediksi akan mencoba menekan Argentina sejak menit awal, persis seperti saat mereka mendominasi Yordania.
Namun, Austria memiliki pekerjaan rumah besar di lini belakang. Bek kanan andalan mereka, Stefan Posch, diragukan tampil usai mengalami patah rahang. Posisinya kemungkinan besar akan digantikan oleh pemain serbabisa dari Bayern Munchen, Konrad Laimer.
Tugas Laimer dan kuartet pertahanan yang dikomandoi David Alaba dipastikan tak mudah. Mereka tidak hanya harus menjinakkan Messi, tetapi juga memutus rantai suplai bola dari kuartet gelandang pekerja keras Argentina: Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Thiago Almada.
Di lini depan, striker Sasa Kalajdzic harus membuktikan ketajamannya sejak menit awal jika tak ingin kembali digusur oleh penyerang veteran Marko Arnautovic, yang tampil sebagai pahlawan dari bangku cadangan di laga sebelumnya.
Mereka harus berhadapan dengan tembok tebal pertahanan Argentina yang dikawal duet agresif Cristian Romero dan Lisandro Martinez.
Baca Juga: Bek Persik Kediri Vava Mario Setia Dukung Brasil di Piala Dunia 2026
Prakiraan Susunan Pemain Argentina vs Austria
Timnas Argentina (4-3-1-2):
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Thiago Almada; Lionel Messi, Julian Alvarez.
Pelatih: Lionel Scaloni
Timnas Austria (4-2-3-1):
Patrick Pentz; Konrad Laimer, Philipp Lienhart, David Alaba, Phillipp Mwene; Nicolas Seiwald, Xaver Schlager; Marcel Sabitzer, Carney Chukwuemeka, Christoph Baumgartner; Sasa Kalajdzic (Marko Arnautovic).
Pelatih: Ralf Rangnick
Head-to-Head dan Prediksi Skor Argentina vs Austria
Secara historis, kedua tim belum pernah bertemu di turnamen resmi, dan baru dua kali bersua di laga persahabatan. Austria sempat menahan imbang Argentina 1-1 pada tahun 1990, namun hancur lebur 1-5 pada pertemuan tahun 1980.
Catatan impresif berpihak pada Albiceleste. Argentina hanya sekali menelan kekalahan dalam delapan laga terakhirnya melawan tim-tim Eropa di putaran final Piala Dunia. Sebaliknya, Austria memiliki rekor buruk melawan wakil Amerika Selatan (hanya 1 kemenangan dari 10 pertemuan terakhir).
Prediksi:
Solidnya organisasi permainan Austria akan membuat laga ini berjalan ketat. Rangnick tidak akan membiarkan timnya ditembus dengan mudah. Namun, Argentina memiliki Lionel Messi—pemain yang kini di ambang memecahkan rekor gol Miroslav Klose sebagai top scorer sepanjang masa Piala Dunia.
Berkat dukungan penuh rekan-rekan setimnya, tuah magis La Pulga diprediksi masih akan menjadi pembeda. Timnas Argentina dijagokan menang tipis atas Austria.
Prediksi Skor Akhir: Argentina 2 - 1 Austria
Editor : Shinta Nurma Ababil