JP Radar Kediri- Jalan Triple'S Kediri di Piala Presiden 2025/2026 menemui jalan terjal.
Melakoni dua laga di babak penyisihan, tim berjuluk Pasukan Pasir Batu itu belum mencatatkan kemenangan.
Saat ini, anak asuh dari Abdullah Choirul Umar baru mengoleksi satu poin.
Situasi ini menyulitkan Triple'S Kediri untuk melaju ke babak selanjutnya. Sebab, ada begitu banyak catatan yang harus dipenuhi.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia Vs Oman Malam Ini, Intip Rekor Pertemuan Keduanya
Pertama, Pasukan Pasir Batu harus terlebih dulu menang atas Wamena United FC. Yakni laga terakhir Triple'S Kediri di babak penyisihan.
Jika berhasil meraih tambahan tiga poin, maka Triple'S Kediri akan mengumpulkan empat poin.
Walau begitu, tiket ke babak berikutnya masih tetap belum pasti.
Apabila PSJS Jakarta Selatan juga menang atas Porsiba FC Tanjung Enim, koleksi poinnya menjadi sama. Sehingga, Rendi Adityas dkk harus menang dengan skor besar.
Dengan kata lain, menang menjadi satu-satunya jalan Triple'S Kediri untuk menjaga asa di kompetisi putaran nasional.
Jika imbang apalagi kalah, maka jalan untuk babak berikutnya tertutup rapat.
Mau tak mau, Pasukan Pasir Batu harus pulang ke Kediri dan mencoba lagi di musim depan.
“Masih ada peluang, tetapi tipis, ya kami tetap maksimalkan di match terakhir,” kata Umar-sapaan akrap pelatih kepala Triple'S Kediri.
Untuk diketahui, laga perdana Pasuka Pasir Batu melawan PSJS Jakarta Selatan berakhir imbang dengan skor 2-2.
Lalu, pada laga kedua, tim harus mengalami kekalahan atas Porsiba FC Tanjung Enim dengan skor 1-2. Itulah yang membuat Triple'S Kediri hanya mengoleksi satu poin saat ini.
Umar mengatakan, permainan anak asuhnya pada saat melawan Porsiba FC memang tak memuaskan.
Menurutnya, para pemain belum bisa belajar dari laga yang sebelumnya.
Yang mana, setelah tim berhasil unggul, para pemain tak bisa menjaga keunggulan tersebut.
Baca Juga: Kiko Carneiro Tetap Berseragam Persik Kediri, Akan Bermain untuk Macan Putih Musim Depan
“Setelah unggul fokus pemain tidak dijaga, akhirnya lawan dengan mudah menyamakan kedudukan di babak pertama,” sesalnya.
Lebih lanjut, dia menilai laga kontra PSJS Jakarta Selatan sejatinya lebih berat dibanding kontra Porsiba FC.
Hanya saja, ada banyak faktor dalam setiap pertandingan. Baginya, anak asuhnya memang belum bisa memberikan penampilan bagus di laga tersebut.
“Performa pemain tidak maksimal, baik individu atau kolektif. Mau nggak mau kami harus menang untuk menjaga peluang (lolos babak penyisihan, Red),” tegasnya.
Dalam laga penutup di penyisihan grup, Triple'S Kediri akan berhadapan dengan Wamena United. Laga itu akan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni di Stadion Sriwedari, Jawa Tengah. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita