JP Radar Kediri – Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pertahanan Nasional, resmi menjadi Warga Kehormatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Dilansir dari kanal YouTube Humas SH Terate, pengesahan dilakukan dalam rangkaian acara Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2025 yang berlangsung di Padepokan Agung SH Terate, Jalan Merak Nomor 10, Madiun.
Bergabungnya Jenderal Dudung ke dalam keluarga besar PSHT disebut sebagai bentuk nyata kecintaannya terhadap budaya asli Indonesia, terutama pencak silat yang merupakan warisan leluhur bangsa.
Latihan dilakukan secara privat di kediaman beliau di Jakarta, dan langsung dibimbing oleh Ketua Umum PSHT H.R. Moerdjoko HW, serta Ketua II Koordinator Bidang Teknik Pencak Silat Brigjen TNI (Purn.) Widjang Pranoto. Proses ini dilakukan secara khusus sebelum pengesahan resmi di padepokan.
Dalam sambutannya di Madiun, Jenderal Dudung menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian pencak silat di Indonesia.
“Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, namun merupakan jati diri dan kebanggaan bangsa Indonesia. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari Persaudaraan Setia Hati Terate, yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan, kesetiaan, dan cinta tanah air,” kata Dudung
Pihak PSHT menyambut kehadiran Dudung dengan penuh hormat. Pengurus berharap kehadiran tokoh nasional itu dapat memperkuat peran PSHT di tengah masyarakat, sekaligus mengikis stigma negatif yang selama ini melekat akibat ulah segelintir oknum.
“Kami menyambut dengan penuh rasa hormat Bapak Jenderal Dudung ke dalam keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate. Ini adalah momentum berharga bagi kami dan bangsa Indonesia untuk terus memperkuat persatuan dan memajukan budaya asli Indonesia,” pernyataan dari video resmi Humas SH Terate.
Dengan bergabungnya Jenderal Dudung, PSHT berharap dapat terus berkontribusi dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan gemilang 2045, lewat semangat persaudaraan, kesetiaan, dan pengabdian kepada bangsa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira