Kerajaan Kediri yang berdiri tahun 1105 mencapai puncak kejayaan pada masa kepimpinan Raja Jayabaya. Raja Jayabaya merupakan Raja yang terkenal akan ramalan masa depannya yang disebut “Jangka Jayabaya”
Jangka Jayabaya dikenal luas di masyarakat Jawa dan dipercaya meramalkan berbagai peristiwa penting di Nusantara.
Asal usul utama ramalan ini yaitu dilihat dari kitab Musasar yang menuliskan bahwasannya Raja Jayabhaya lah yang membuat ramalan tersebut.
Ramalan Jayabaaya masih memiliki pengaruh besar bagi masyarakat Indonesia karena sebagian besar ramalannya telah menjadi kenyataan.
Beberapa ramalan Jayabaya yang terkenal antara lain:
- Kereta Tanpa Kuda
Jayabaya meramalkan bahwa di masa depan, Nusantara akan memiliki kereta tanpa kuda, tanah Jawa dipenuhi rel besi, perahu terbang di udara, sungai mengering, dan pasar sepi. Semua itu menjadi tanda bahwa zamannya semakin dekat.
- Kejajah Saumur Jagung Karo Wong Cebol Kepalang
Ramalan ini menafsirkan bahwa penjajahan Jepang di Indonesia hanya berlangsung singkat. Terbukti, mereka tiba pada 8 Maret 1942 dan terpaksa angkat kaki pada Agustus 1945, setelah 3,5 tahun berkuasa.
- Kodok ijo ongkang-ongkang
Ramalan ini sering dikaitkan dengan kekuasaan Orde Baru di bawah Soeharto, yang didukung oleh ABRI berseragam hijau. Namun, ada juga yang menafsirkannya sebagai kejayaan Islam, mengingat banyak negara di Jazirah Arab menggunakan bendera hijau.
- Kebo Nyabrang Kali
Ramalan ini memiliki dua tafsir pertama, menggambarkan orang Eropa yang membawa hasil bumi Nusantara ke negaranya. Kedua, merujuk pada kekalahan Belanda, Prancis, dan sekutunya dalam Perang Dunia II, yang memaksa mereka mengungsi ke Inggris.
Meskipun banyak yang percaya, ramalan ini masih menjadi perdebatan, apakah benar berasal dari Jayabaya atau merupakan tafsiran yang berkembang di masyarakat dari masa ke masa.
Kamu tertarik dengan bagian tertentu dari ramalan Jayabaya?
Penulis: Mahasiswa Magang UNAIR Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira