JP Radar Kediri - Banyak orang mengenal Paskah, tapi tidak semua memahami momen penting yang terjadi sebelum itu.
Salah satunya adalah Kamis Putih, hari yang justru menjadi fondasi dari rangkaian perayaan Paskah.
Jika hanya dipahami sebagai tradisi, kamu akan melewatkan makna utamanya. Padahal, Kamis Putih menyimpan pesan yang jauh lebih dalam tentang kehidupan, relasi, dan nilai kemanusiaan.
Baca Juga: Eratkan Kerukunan dalam Misa Kamis Putih
Apa Itu Kamis Putih?
Kamis Putih adalah hari Kamis sebelum Paskah yang menjadi bagian dari Pekan Suci dalam tradisi Kristen.
Pada hari Kamis Putih, umat memperingati peristiwa Perjamuan Malam Terakhir yang dilakukan oleh Yesus Kristus bersama para murid-Nya.
Berdasarkan informasi dari BBC, Kamis Putih disebut Maundy Thursday dalam bahasa Inggris, berakar dari kata Latin mandatum, yang memiliki arti "perintah". Penamaan ini merujuk pada pesan atau mandat yang disampaikan Yesus Kristus kepada para murid-Nya dalam momen Perjamuan Terakhir.
Peristiwa ini menjadi sangat penting karena menjadi dasar dari praktik Perjamuan Kudus atau Ekaristi yang masih dilakukan hingga sekarang dalam gereja.
Baca Juga: Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia, Serukan Gencatan Senjata di Gaza
Peristiwa Penting dalam Kamis Putih
Kamis Putih memperingati beberapa momen penting yang menjadi inti dari makna pengorbanan dalam kisah Paskah.
Peristiwa tersebut dimulai dari Perjamuan Terakhir, saat Yesus membagikan roti dan anggur sebagai simbol pengorbanan diri-Nya, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi pembasuhan kaki para murid sebagai bentuk kerendahan hati yang umumnya hanya dilakukan oleh seorang pelayan.
Rangkaian peringatan ini ditutup dengan momen krusial saat Yesus berdoa di Taman Getsemani, yang menandai titik awal dari seluruh perjalanan panjang menuju penyaliban.
Baca Juga: Inilah Fakta Unik Alasan Paskah Selalu Identik dengan Kelinci
Makna Kamis Putih yang Lebih Dalam
Makna Kamis Putih melampaui sekadar peringatan sejarah karena mengandung nilai-nilai luhur yang sangat relevan dengan kehidupan modern saat ini.
Melalui tradisi pembasuhan kaki, terpancar pesan kuat mengenai kerendahan hati dan semangat untuk melayani sesama, di mana fokus utamanya adalah melayani alih-alih dilayani.
Seluruh rangkaian tradisi ini juga menjadi cerminan dari kasih tanpa syarat, kebersamaan, serta kesederhanaan yang mendalam.
Kamis Putih menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari jabatan atau posisi, melainkan dari ketulusan dan kemampuan seseorang dalam memberikan pelayanan kepada orang lain.
Baca Juga: Apa Makna Paskah bagi Umat Kristen? Berikut Penjelasannya
Posisi Kamis Putih dalam Pekan Suci
Kamis Putih merupakan bagian tak terpisahkan dari Trihari Suci, yaitu rangkaian tiga hari sakral yang meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci sebelum merayakan Paskah.
Seluruh rangkaian ini secara mendalam menggambarkan perjalanan spiritual yang utuh, mulai dari momen pengorbanan hingga puncaknya pada hari kebangkitan dalam perayaan Paskah.
Baca Juga: Kenapa Paskah Selalu Identik Dengan Telur? Asal Usul Simbol Telur Dalam Perayaan Paskah
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil