Di Desa Bangsongan terdapat sebuah sanggar tari yang sudah berdiri lebih dari 17 tahun. Namanya adalah Sanggar Saraswati.
Sanggar tersebut didirikan oleh Yulaikah Retno Mulatsih yang sekaligus menjadi ketua sanggar hingga saat ini.
Sanggar Saraswati berdiri sejak tahun 2007. Berawal dari keponakan Retno dan teman-temannya yang ingin diajari privat menari.
Semakin lama semakin banyak anak-anak muda yang tertarik dan ikut latihan menari juga. Tiga tahun kemudian, Retno kemudian membuat bangunan sanggar di sebelah rumahnya.
“Dulu 2007 latihannya ya di rumah, di halaman kemudian dari murid yang awalnya lima semakin banyak jadi saya buatkan sanggar untuk mereka latihan lebih nyaman,” ujar Retno
Baca Juga: Serunya Main Pasar-Pasaran dengan Gerabah, Nostalgia Anak 70-an yang Hampir Punah
Saat ini jumlah murid sanggar tersebut mencapai 80 anak. Terdiri atas siswa SD hingga kuliah.
Para anggota sanggar juga sering mengisi event-event penting yang diselenggarakan baik kabupaten hingga nasional. Salah satunya adalah mengisi acara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tari yang diajarkan beragam mulai dari tari tradisional, tari kreasi, dan tari modern. Tradisional meliputi tari gandrung, remong, untuk kreasi adalah tari kupu-kupu, dan tari modern dengan lagu campur sari atau lagu barat.
Sanggar tersebut didesain dengan dinding bambu. Di bagian depan terdapat kaca besar yang memudahkan peserta latihan mengetahui gerakannya sendiri.
Para anggota dibedakan menjadi beberapa kelas, yaitu Indria, Madya, dan Magang. Masing-masing ada kelas A dan B. pengelompokan itu berdasarkan usia dan teknik yang diajarkan.
Baca Juga: Padepokan Cipto Mudha Laras di Desa Senden Kediri Jadi Wadah Pelestarian Seni Tradisional
“Misal Indria A itu gerakan anak-anak, Madya gerakan remaja hingga dewasa, dan Magang itu kelasnya sudah semi pelatih,” ucap wanita yang juga seorang guru di SMK 2 Kediri itu.
Untuk melatih, Retno juga dibantu oleh enam pelatih lain, dan senior tari yang statusnya menjadi semi pelatih.
Untuk menguji kemampuan para anggota, di sanggar terdapat beberapa penilaian. Yaitu ujian tengah semester,ujian akhir semester, dan ujian kenaikan tingkat.
Jadwal latihan di sanggar tari ini adalah setiap hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 16.00 sampai 18.30.
Biaya yang dikenakan setiap bulannya adalah Rp 40 ribu. Selain tari, di Sanggar Saraswati juga terdapat kelas karawitan yang jadwal latihannya setiap hari Kamis.
Editor : Andhika Attar Anindita