Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Arca Kartikeya Kediri Hiasi Exhibition Museum 2025

Zeyra Putri Widhianingtyas • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 02:11 WIB

 

TERPUKAU: Pengunjung di event exibhition museum 2025.
TERPUKAU: Pengunjung di event exibhition museum 2025.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Kediri menyimpan banyak sekali benda dan situs bersejarah. Salah satu arca asli Kediri yang menghiasi event Exhibition Museum adalah Kartikeya. 

Arca tersebut ditemukan pada 2001 di Desa Sambirejo, Kecamatan Pare. Warga yang menemukannya tidak langsung menyerahkan ke dinas pariwisata dan kebudayaan. Mereka lalu menyimpan benda tersebut dirumah. 

Koordinator Pemeliharaan Situs Sejarah Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Edris mengatakan, penemu arca itu menjadikannya sebagai alat untuk ritual pemujaan. “Awalnya dirawat pribadi,” ujar Edris kepada Jawa Pos Radar Kediri.    

Setelah tujuh tahun arca tersebut oleh pasangan suami istri, keduanya meninggal dunia. “Setelah mereka meninggal dunia, rumahnya kosong dan diketahui ada arca terbengkalai di dalamnya,” imbuh Edris. 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri mendapat laporan dari anak si penemu arca. Dinas langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Dinas pariwisata dan kebudayaan itu kemudian melakukan penyelamatan dan membawanya ke Museum Bagawanta Bari.

Hingga sekarang, arca tersebut menjadi koleksi museum yang dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. “Terbengkalai selama dua dekade, akhirnya kami bisa mengantongi kembali dan menjaga situs berbudaya yang menjadi warisan Kediri ini” pungkas Edris.

Arca tersebut mengisahkan tentang kilas perjalanan panjang Panji Laras, seorang anak Raja Jenggala yang diasingkan bersama ibundanya dalam kesunyian belantara Pawinihan. Dibesarkan layaknya seorang Ksatria, Panji Laras tumbuh sebagai seorang pemuda tanggung dan pemberani.

Pengembaraannya dilandasi tujuan mulia yakni mencari ayahandanya serta mengumpulkan kembali kerabatnya yang telah lama terpisah. Perjuangannya tak sia-sia, melalui perantaranya Cindelaras si ayam jago, maka Panji Laras dapat bertemu ayahanda yang bertahta di Jenggala.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#kediri #exhibition museum #pare #sambirejo #arca