Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Belum ‘Dibuka’ Museum Exhibiton di Taman Sekartaji  Kediri Sudah Banjir Pengunjung

Ayu Ismawati • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 00:08 WIB

 

Bocah-bocah pelajar SMP bermain dam-daman di lokasi Museum Exibhition.
Bocah-bocah pelajar SMP bermain dam-daman di lokasi Museum Exibhition.

JP Radar Kediri- Event Museum Exhibition 2025 yang digelar di Taman Sekartaji menjadi momen langka bagi warga Kediri Raya. Wajar bila animo masyarakat sangat tinggi.

Buktinya, meskipun belum resmi dibuka, area eksibisi sudah padat pengunjung. Mereka berdatangan sejak pukul 10.00 pagi tadi. Sedangkan pembukaan baru berlangsung nanti malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pameran ini, ada delapan museum di Jawa Timur (Jatim) yang ikut serta. Mereka akan memamerkan koleksi-koleksi terbaiknya selama pameran yang berlangsung tiga hari tersebut.

“Salah satu yang kami bawa ada koleksi tengkorak Homo Sapiens Wajakensis. Dia manusia purba yang umurnya paling muda karena dia sudah berjalan tegak dengan dua kaki. Jadi jauh lebih muda dari yang ditemukan di Mojokerto, Trinil, dan Sangiran,” ujar Pamong Budaya Disbudpar Kabupaten Tulungagung Kresna.

Para pengunjung yang datang sejak pagi didominasi para pelajar dan masyarakat umum. Selain melihat dan belajar tentang berbagai koleksi museum dan komunitas, pengunjung juga asyik mencoba banyak permainan tradisional yang bisa dimainkan secara gratis.

Sejak kemarin siang, banyak pelajar SD yang mencoba permainan tradisional. Seperti senapan dari pelepah pisang, kentongan, egrang dari batok kelapa, lompat tali, dan lain sebagainya.

Intan Putri, salah satu pengunjung dari Kelurahan Burengan, Pesantren, mengaku antusias dengan berbagai koleksi yang dihadirkan. Salah satunya replika Mahkota Kesultanan Banten dari Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari Jombang yang paling menarik perhatiannya.

“Mahkota Kesultanan Banten ini bagus sekali menurut saya. Karena kayak mewah sekali dan saya juga baru pertama kali ini melihat,” akunya, yang berkunjung bersama temannya itu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Zachrie Ahmad mengatakan, masyarakat bisa menengok berbagai koleksi benda bersejarah dari delapan museum di Jawa Timur.

Yaitu, Museum Song Terus, Pacitan; Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian UNAIR Surabaya; dan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Jombang. Lalu, Museum Daerah Tulungagung; Museum Penataran, Kabupaten Blitar; Museum Anjuk Ladang, Nganjuk; Museum Sri Aji Jayabaya, Kabupaten Kediri; serta Museum Airlangga, Kota Kediri.

“Masyarakat juga bisa menyaksikan berbagai penampilan dari pelaku seni budaya. Mulai dari tari tradisional dan Wayang Jemblung nanti juga kami hadirkan,” ujar pria yang akrab disapa Ayik itu sembari menyebut, masyarakat bisa berkunjung selama 29 - 31 Agustus mulai pukul 09.00 - 21.00.(*)

Editor : Mahfud
#museum #wajakensis #pameran