JP Radar Kediri – Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti merupakan salah satu perguruan pencak silat terbesar di Indonesia. Perguruan ini berdiri pada 15 Januari 1980 di Kota Madiun, Jawa Timur, di dirikan oleh Raden Totong Kiemdarto seorang tokoh bela diri yang dikenal luas karena dedikasinya dalam dunia silat dan kungfu.
Dilansir dari laman resmi ikspikomisariatputon.or.id, Raden Totong Kiemdarto lahir di Madiun pada 20 Oktober 1953. Sebelum mendirikan IKSPI, ia menimba ilmu dari berbagai aliran bela diri, termasuk kungfu gaya utara dan selatan, serta pencak silat tradisional. Dari pengalaman itu, ia mengembangkan teknik khas yang kemudian dikenal sebagai jurus “Kera Sakti”, yang menjadi identitas perguruan ini.
Awalnya, perguruan ini bernama IKS Putra Indonesia (IKS PI), dan baru kemudian dikenal sebagai IKSPI Kera Sakti. Nama “Kera Sakti” dipilih karena menggambarkan kelincahan, kekuatan, dan filosofi keseimbangan yang menjadi ciri khas perguruan ini.
IKSPI berkembang pesat sejak awal pendiriannya. Dalam waktu beberapa dekade, jumlah anggota IKSPI menembus lebih dari 11 juta orang, tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri. Perguruan ini dikenal luas tidak hanya karena kekuatan teknik bela dirinya, tapi juga nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian sosial yang diajarkan kepada para anggotanya.
Raden Totong wafat pada 24 Desember 1997. Untuk menghormati jasa-jasanya, makam beliau pada 2025 dipindahkan ke lingkungan Padepokan IKSPI Kera Sakti di Madiun. Langkah ini menjadi simbol penghormatan tinggi dari keluarga besar IKSPI atas perjuangan dan warisan ajaran yang telah ia tinggalkan.
Setelah wafatnya Totong, kepemimpinan IKSPI dilanjutkan oleh Bambang Sunarja, yang membawa perguruan ini ke arah modernisasi dan penguatan organisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai asli ajaran sang pendiri.
IKSPI Kera Sakti kini menjadi salah satu kekuatan penting dalam dunia pencak silat Indonesia, diakui secara nasional, dan menjadi anggota dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian