Dilansir dari laman resmi psht.or.id, PSHT memiliki beberapa falsafah hidup yang kuat. Salah satunya menyatakan bahwa manusia bisa dihancurkan, bisa dimatikan, tetapi tidak bisa dikalahkan selama ia setia pada hatinya sendiri.
Ajaran ini menekankan bahwa kekuatan sejati bukan hanya soal fisik, tetapi keberanian untuk setia pada hati nurani dan kebenaran. Nilai ini menjadi dasar pembinaan karakter warga PSHT, baik secara mental, spiritual, maupun sosial.
Selain falsafah, PSHT juga menjunjung semboyan yang diwariskan secara turun-temurun dan terus dipegang hingga hari ini. Ketua PSHT Cabang Kota Kediri, Agung Sediana (41), menyebutkan semboyan tersebut berbunyi:
“Selama matahari masih bersinar, dan selama bumi masih dihuni oleh manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate tetap kekal, jaya, dan abadi untuk selama-lamanya.”
Semboyan ini menggambarkan tekad kuat warga PSHT untuk menjaga nilai-nilai persaudaraan, apapun kondisi zaman yang dihadapi. Di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi, prinsip-prinsip dasar ini tetap dijadikan pegangan.
Dengan mengedepankan falsafah dan semboyan tersebut, PSHT tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk anggotanya agar menjadi pribadi yang jujur, kuat secara mental, serta memiliki budi pekerti yang luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian