Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pertama Kali Digelar, Ini Cara Wali Kota Kediri Vinanda Merayakan Tahun Baru Islam

Ayu Ismawati • Kamis, 26 Juni 2025 | 17:27 WIB
TAHUN BARU ISLAM: Warga Kota Kediri berkerumun menyaksikan arak-arakan tumpeng.
TAHUN BARU ISLAM: Warga Kota Kediri berkerumun menyaksikan arak-arakan tumpeng.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang Jalan PB Sudirman - Jalan Dhoho - Jalan Basuki Rahmat. Mereka antusias mengikuti perayaan tahun baru Islam dan menyaksikan Kirab Mapag Wiyosan Warsa Enggal 1 Muharram 1447 Hijriah. 

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pun memberangkatkan rombongan mulai pukul 08.00 dari Masjid Agung menuju Balai Kota Kediri. Peserta kirab juga menampilkan berbagai kreasi kebudayaan. 

Baca Juga: Gelar Kirab 1 Muharram, Dishub Tutup Beberapa Ruas Jalan di Kota Kediri

Ada jaranan, barongan, barongsai, hingga hadrah. Masing-masing rombongan juga membawa tumpeng dan gunungan berbagai kreasi. "Ini pertama kali di Kota Kediri. Saya bersyukur dan bangga bisa melihat antusiasme masyarakat untuk ikut serta kirab pagi ini," ujar Vinanda. 

Vinanda mengatakan, kirab itu diikuti seluruh 46 kelurahan di Kota Kediri. Masing-masing kelurahan mengikutsertakan sedikitnya 10 orang. Sehingga, sedikitnya ada 460 peserta yang ikut kirab pagi ini. 

Baca Juga: Teliti Arca Gayam, Kediri, Bagian yang Hilang Penting untuk Tentukan Sosok dalam Patung Kuno

"Bulan Suro ini dikenal sebagai bulan penuh renungan, sakral, penuh spiritualitas. Dan adanya acara seperti ini juga untuk mencerminkan kearifan lokal," tandasnya, sebelum memberangkatkan peserta. 

Kegiatan-kegiatan seperti ini menurutnya juga sejalan dengan program prioritas Pemkot Kediri. Yakni, Kediri City Tourism. Kegiatan seperti ini, diharapkan bisa menarik kunjungan wisatawan ke Kota Kediri. Khususnya bagi orang-orang yang ingin mempelajari seni budaya di Kediri.

Baca Juga: Ini yag Diminta Balai Pelestarian Kebudayaan setelah Lakukan Konservasi Gua Selomangleng

"Ini bukan sekadar tontonan. Tetapi juga sarana nguri-uri budaya. Semoga bisa jadi kegiatan tahunan dan tahun depan bisa lebih ramai lagi," harap wali kota termuda di Indonesia itu.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian