Menurutnya, museum ini belum berfungsi 100 persen. Karena itu perlu ada pembenahan. Apa saja yang akan dibenahi? Saat ini, prosesnya masih dalam pembahasan. "Sedang didiskusikan dengan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4)," jelasnya.
Dhito melihat langsung artefak-artefak yang ditampilkan dalam pameran temporer tersebut. Dia mendapat penjelasan detail terkait artefak yang ada di sana. Serta konsep penataan Museum Sri Aji Jayabaya.
Terpisah, Bintang hardani, 16, siswa SMAN 1 Mojo yang melakukan kunjungan, mengaku senang ke museum karena bisa menambah wawasan. "Banyak prasasti yang saya belum tahu, setelah kesini jadi tambah pengetahuan," jelasnya.
Dia juga memberikan masukan pada museum nantinya. Salah satunya terkait perlu adanya pemandu. Agar pengunjung juga mendapatkan wawasan. Tidak hanya melihat-lihat saja.
"Perlu pemandu untuk mengenalkan lagi koleksi yang ada di sini (museum, Red)," jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian