JP Radar Kediri- Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah memiliki kesenian tari kreasi tradisi yang khas. Seni tari tersebut dikenal dengan nama Tari Kencar-kencar. Jumlah penarinya sebanyak 138 orang.
Mereka terdiri atas para siswa SMP dan SMA di Karanganyar. Dalam pertunjukkannya, tata gerak dibantu mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang juga warga Karanganyar.
Dalam penampilannya, Tari Kencar-kencar berdurasi 15 menit. Pertunjukan kesenian tradisional ini diiringi musik lesung dari Padepokan Lesung Nusantara.
Ciri khas Tari Kencar-kencar lebih rancak, bersemangat. Pergelaran dihiasi dengan atraksi tari yang dinamis. Penari yang terdiri dari para gadis cantik memeragakan gerakan bersih-bersih. Mereka bergerak lincah gemulai dengan sapu dan tong sampah dari bambu.
Tari Kencar-kencar memiliki makna-makna kehidupan yang disimbolkan melalui gerak, iringan, rias, busana, dan properti.
Struktur Tari Kencar-kencar terdiri dari maju beksan (Srisig, lembahan), beksan beksan satu (lembehan, tebar pesona, lembehan, glebagan, atraksi pertama), beksan dua (manembah, leyek ukel) beksan tiga (laku telu, kenes, atraksi kedua), dan mundur beksan (pentang sayap).
Iringan Tari Kencar-kencar menggunakan alat musik lesung, saron, kendang, kentongan besar, jimbe, orgen, drum, gitar bass, gendong, dan bedug serta menggunakan lagu Tawangmangu Indah, Adipura, Pangkur Karanganyar, Kencar-kencar, dan Caping Gunung.
Tata Rias Tari Kencar-kencar menggunakan rias korektif. Busana tarinya menggunakan jilbab, aksesoris kepala, kebaya, kalung kace, rapek, pedang-pedangan, slepe, jarik. Tari Kencar-kencar menggunakan properti sapu dan tenggok.
Makna simbolik yang terkandung pada Tari Kencar-kencar dilihat dari: Gerakan Maju beksan yang bermakna mengajak masyarakat untuk saling membantu dan gotong royong.
Hal ini bermakna kerukunan, kebersamaan antar masyarakat Karanganyar dan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam hidup bermasyarakat antar dan saling merangkul antar masyarakat.
Iringan Tari Kencar-kencar memiliki makna toleransi yang tinggi antar masyarakat, melambangkan kerukunan masyarakat, Kabupaten Karanganyar yang indah alamnya, pengembangan pembangunan Kabupaten Karanganyar, penghargaan Adipura, dan melambangkan terang benderang Kabupaten Karanganyar pada malam hari.
Rias Tari kencar-kencar memiliki makna yang melambangkan keberanian, baik hati, dan tanggung jawab. Busana Tari Kencar-kencar memiliki makna kebersihan dan keindahan Kabupaten Karanganyar.
Properti sapu dan tenggok bermakna membuang hal buruk dan mengambil hal baik Bentuk pada Tari kencar-kencar terdapat tema, gerak, iringan, rias, busana, dan properti.
Tari Kencar-kencar memiliki makna terang benderang Karanganyar pada waktu malam hari dan memiliki makna memberikan spirit hidup pada masyarakat Kabupaten Karanganyar.
Oleh sebab itu diharapkan makna Tari Kencar-kencar ini dapat diketahui dan di implementasikan oleh semua warga Kabupaten Karanganyar.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira