JP Radar Kediri - Indonesia memiliki banyak pahlawan wanita selain Raden Ajeng Kartini. Mereka juga berjuang demi kemerdekaan dan hak-hak perempuan.
Para pahlawan ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam sejarah Indonesia.
Mereka berjuang dengan berbagai cara, baik melalui peperangan, pendidikan, maupun tulisan.
Cut Nyak Dien
Pahlawan asal Aceh yang memimpin perlawanan terhadap Belanda setelah suaminya gugur dalam perang. Ia dikenal sebagai sosok yang tangguh dan tidak pernah menyerah.
Rohana Kudus
Jurnalis perempuan pertama di Indonesia yang memperjuangkan pendidikan dan hak-hak perempuan melalui tulisan-tulisannya.
Raden Dewi Sartika
Merupakan pendiri sekolah perempuan pertama di Indonesia, yang berjuang agar perempuan pribumi mendapatkan pendidikan yang layak.
Laksamana Malahayati
Kali ini agak sedikit berbeda, karena Malahayati langsung terjun ke medan perang. Panglima perang Kesultanan Aceh yang memimpin pasukan Inong Bale ini memimpin pasukan perempuan yang berjuang melawan penjajahan Belanda kala itu.
Maria Walanda Maramis
Tokoh satu ini memperjuangkan pendidikan dan hak suara bagi perempuan di Minahasa.
Martha Christina Tiahahu
Pejuang muda ini berasal dari Maluku yang ikut bertempur melawan Belanda sejak usia 17 tahun.
Nyi Ageng Serang
Pahlawan dari Jawa yang berjuang melawan penjajah bersama Pangeran Diponegoro.
Rasuna Said
Merupakan seorang aktivis yang memperjuangkan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Serta pernah dipenjara oleh Belanda karena kritiknya terhadap pemerintahan kolonial.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira