JP Radar Kediri- Minggu Palam adalah salah satu hari raya penting bagi umat Katolik dan Kristen protestan. Minggu Palma adalah salah satu dalam runtutan hari hari raya penting sebelum memasuki pekan suci perayaan Paskah.
Hari raya Paskah adalah hari raya untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas maut. Perayaan Paskah jatuh pada tanggal 20 April 2025.
Sebelum memulai Paskah, terdapat masa prapaskah yang dimulai dengan adanya Rabu Abu atau 40 hari sebelum paskah. Perayaan Minggu Palma sendiri dilaksanakan pada minggu terakhir sebelum perayaan Paskah.
Umat Katolik dan Kristen akan merayakan Minggu Palma untuk mengenang sengsara dari Yesus Kristus. Hari minggu ini ditetapkan secara resmi untuk merenungi kesengsaraan Tuhan dalam menebus dosa manusia.
Secara liturgi minggu palma, umat akan mendaptkan daum palem untuk melengjkapi ibadah Minggu Palma.
Tak hanya itu, Gereja juga akan dihiasi dengan hiasan hiasan dari palem yang memiliki makna meniru orang-orang di zaman dulu yang mengelu elukan Yesus dengan daum Palem.
Dalam ibadah, tema liturgi yang akan dibawa biasanya juga akan memberikan kisah kisah sengsara Yesus yang diambil dari Injil.
Perayaan Minggu Palma merajuk pada peristiwa yang dicatat di empat injil yaitu Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44, dan Yohanes 12:12-19.
Dalam peristiwa tersebut, Yesus Kristus masuk ke kota suci Yerusalem secara Istimewa. Hal ini terjadi sebelum Yesus mengalami penderitaan akibat disiksa dan mati namun berhasil bangkit dari kematian.
Hal inilah yang menjadi acuan Minggu palma disebut sebagai pembuka pekan suci yang berfokus pada pekan terakhirYesus di kota Yerusalem.
Perayaan Minggu palma sendiri biasanya dilakukan dengan upacara pemberkatan daun palma yang dilakukan dengan susasan meriah.
Umat akan melambai lambaikan daun palma sambil menyanyikan pujian pujian.
Setelah kemeriahan tersebut, saat umat memasuki gereja, suaasana menyedihkan ketika memasuki Gedung gereja. Di dalam Liturgi Sabda akan dibacakan tentang kisah penderitaan Yesus Kristus.
Daun palma sendiri merupakan simbol dari kehidupan, harapan, dan berkat. Daun palma dalam perayaan Minggu palma akan diberkati oleh Imam, kemudian dapat dibawa pulang.
Daun palma tersebut juga akan diletakkan di salib. Di tahun berikutnyam daun palma yang sudah diberkati dalam Perayaan Minggu Palma akan dikumpulkan dan dibakar untuk perayaan Rabu Abu.
Kristus sendiri kerap kali menunjukkan simbol kemenangan atas doa dan kematian. Oleh hal ini sendiri sama dengan daun palma. Daun palma memiliki simbol dari kemenangan atas musim atas musim salju atau kehidupan atas kematian.
Warna hijau merupakan sebuah campuran dari kuning biru yang melambangkan amal dan regristrasi dari pekerjaan jiwa yang baik.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.