Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Sejarah Manik-Manik, Punya Simbol Perlindungan Spiritual

Redaksi Radar Kediri • Sabtu, 12 April 2025 | 22:21 WIB
Ilustrasi Manik-manik
Ilustrasi Manik-manik

JP Radar Kediri - Beads atau manik-manik telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun, dan keberadaannya dapat ditemukan di berbagai budaya di seluruh dunia. 

Sejarah manik-manik bermula sejak zaman prasejarah ketika manusia mulai menggunakan bahan alami seperti batu, kayu, dan tulang untuk membuat perhiasan. 

Manik-manik pertama yang ditemukan oleh arkeolog berasal dari masa paleolitikum, sekitar 100.000 tahun yang lalu. Sering kali digunakan sebagai simbol status, perlindungan spiritual, atau mata uang dalam perdagangan.

Di Mesir kuno, manik-manik kaca dan batu semi mulia sangat populer dan sering digunakan dalam pembuatan kalung dan gelang. 

Saat ini, manik-manik digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari industri fashion, dekorasi rumah, hingga sebagai alat terapi dan meditasi. 

Misalnya, dalam budaya Hindu dan Buddha, terdapat rosario atau tasbih yang disebut mala beads, yang digunakan dalam meditasi dan doa untuk membantu konsentrasi dan refleksi spiritual.

Manik-manik bukan sekadar benda kecil yang digunakan untuk dekorasi. 

Manik-manik memiliki nilai sejarah, budaya, dan simbolisme yang mendalam. Dari aksesoris hingga meditasi, penggunaannya telah berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan beragam jenis dan desain yang tersedia, beads tetap menjadi elemen penting dalam seni dan ekspresi diri manusia di seluruh dunia.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Manik #Asal