Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jejak Budaya Kediri dalam Kancah Internasional, Pengaruh dan Warisan yang Mendunia

Redaksi Radar Kediri • Senin, 10 Maret 2025 | 05:13 WIB
Ilustrasi Warisan Budaya Kediri
Ilustrasi Warisan Budaya Kediri

JP Radar Kediri – Budaya Kediri yang kaya dan bersejarah ternyata memiliki keterkaitan dengan berbagai budaya internasional. Dari peninggalan kerajaan hingga tradisi yang masih lestari, Kediri memiliki hubungan budaya yang menarik dengan dunia, terutama dalam seni, sastra, dan agama.

Pengaruh Sastra Kediri di Dunia

Salah satu warisan budaya terbesar Kediri adalah sastra. Kitab Kakawin Bharatayuddha, yang ditulis pada abad ke-12 pada masa Kerajaan Kediri, merupakan salah satu karya sastra yang memiliki pengaruh besar di Nusantara. Kitab ini mengadaptasi kisah epik Mahabharata dari India, yang juga menjadi bagian penting dalam budaya Hindu di berbagai negara seperti India, Nepal, dan Thailand.

Tak hanya itu, sastra Kediri juga memiliki kesamaan dengan budaya Jawa yang telah menyebar hingga Suriname. Banyak keturunan orang Jawa di Suriname masih melestarikan seni dan sastra Jawa, termasuk yang berasal dari era Kediri.

Pengaruh Hindu-Buddha dan Hubungan dengan Asia

Baca Juga: Perlu kalian ketahui ! Inilah Simbol Cinta dari Berbagai Budaya di Dunia

Sebagai salah satu pusat penyebaran agama Hindu-Buddha pada abad ke-10 hingga ke-13, Kediri memiliki keterkaitan erat dengan budaya India dan Tiongkok. Arca dan candi peninggalan Kediri menunjukkan kemiripan dengan relief dan arsitektur yang ditemukan di India Selatan dan Sri Lanka.

Selain itu, relief dan arca Buddha dari Kediri memiliki kesamaan dengan peninggalan di Myanmar dan Kamboja. Hal ini menunjukkan bahwa Kediri pada masa lalu memiliki hubungan dagang dan budaya dengan negara-negara Asia lainnya. 

Seni Wayang dan Gamelan di Kancah Global

Wayang kulit, yang banyak berkembang di Kediri, kini telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Seni ini juga mendapat perhatian di berbagai negara, seperti Belanda dan Jepang, di mana pertunjukan wayang dan gamelan sering ditampilkan di acara kebudayaan.

Di Belanda, komunitas pecinta budaya Jawa masih rutin menggelar pertunjukan wayang kulit, sementara di Jepang, gamelan Jawa diajarkan di beberapa universitas sebagai bagian dari studi etnomusikologi. Ini membuktikan bahwa seni tradisional dari Kediri memiliki daya tarik global.

Baca Juga: Jembatan Lama Kediri yang Telah Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Dihantam Material Sampah di Sungai Brantas, Begini Kondisinya  

Budaya Kediri tidak hanya berpengaruh di tingkat lokal, tetapi juga memiliki hubungan kuat dengan budaya internasional. Dari sastra hingga seni pertunjukan, warisan Kediri terus dikenal di berbagai negara, menunjukkan bahwa budaya lokal dapat memiliki dampak yang luas di dunia.

Penulis: Aurellsya Jessica Putri Editya, Mahasiswa Magang Universitas Dian Nuswantoro Kediri

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#unesco #budaya kediri #kediri berbudaya #sastra jawa #kerajaan kediri