Kediri, JP Radar Kediri - Kediri, sebuah kota di Jawa Timur, memiliki kekayaan budaya yang tercermin dalam berbagai bentuk seni tari tradisional. Salah satu tarian khas yang masih lestari hingga kini adalah "Jaranan Jowo", sebuah seni tari yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat agraris.
Pada tahun 2023, "Jaranan Jowo" telah resmi dipatenkan sebagai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) milik Kabupaten Kediri, dengan sepuluh paguyuban aktif yang terus melestarikan tradisi ini, terutama di wilayah Kediri Selatan.
Selain "Jaranan Jowo", tarian "Kethek Ogleng" juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Kediri. Tarian ini mengisahkan tokoh Dewi Sekartaji dan Panji Asmarabangun yang menjelma menjadi seekor kera putih. Keunikan tarian ini terletak pada gerakan dinamis yang menggambarkan kelincahan seekor kera, diiringi alunan musik gamelan tradisional.
Bagi masyarakat Kediri yang ingin menekuni hobi menari, terdapat berbagai sanggar tari yang menawarkan pelatihan dan pengembangan bakat. Salah satunya adalah Sanggar Tari Manunggal (STM) Kediri, yang berlokasi di Jl. Raya Tugurejo No.7, Tugurejo, Kecamatan Ngasem. Sanggar ini menyediakan pelatihan tari tradisional bagi berbagai kalangan.
Selain itu, Sanggar Tari Sekar Kantil yang terletak di Setono Gedong Gg. III No.19, Kecamatan Kota, juga aktif dalam melatih dan mengembangkan bakat tari masyarakat Kediri.
Pemerintah Kota Kediri juga secara rutin mengadakan festival tari tradisional sebagai upaya melestarikan budaya dan memberikan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka. Festival-festival ini tidak hanya menampilkan tarian tradisional, tetapi juga mendorong kreativitas dengan menggabungkan unsur-unsur kontemporer, sehingga seni tari di Kediri terus berkembang dan relevan dengan zaman.
Dengan berbagai upaya pelestarian dan pengembangan ini, hobi menari di Kediri tidak hanya menjadi sarana ekspresi diri, tetapi juga kontribusi nyata dalam menjaga dan memperkaya warisan budaya local.
Penulis : An’nin Firnanda Mustofa Putri, Universitas Dian Nuswantoro PSDKU Kediri
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira