Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mitos Timbunan Tanah dari Jasad Dasamuka Jadi Cikal Bakal Gunung Ungaran

Endro Purwito • Senin, 24 Februari 2025 | 03:19 WIB
Mitos Timbunan Tanah dari Jasad Dasamuka Jadi Cikal Bakal Gunung Ungaran
Mitos Timbunan Tanah dari Jasad Dasamuka Jadi Cikal Bakal Gunung Ungaran

JP Radar Kediri - Gunung Ungaran di wilayah selatan ibu kota Semarang menyimpan berbagai kisah menarik.

Bahkan berkembang mitos turun-temurun di masyarakat. Yakni saat terjadi Perang Ramayana, Rama, Ksatria perwujudan Dewa Wisnu dari Ayodhya, terlibat peperangan melawan Rahwana, Raja Alengka.

Rahwana yang begitu terobsesi mencintai Shinta, merencanakan penculikan Shinta dari tangan Rama untuk diboyong ke kerajaannya.

Dibantu pasukan kera pimpinan Hanoman, tangan kanan dari Rama, aliansi ini merangsek Kerajaan Alengka untuk kembali memboyong Shinta kembali ke Ayodhya.

Perang ini berlangsung sengit, Rahwana yang memiliki kesaktian Aji Pancasona (tidak bisa
dibunuh selama jasadnya berada di tanah) berhasil meneror dan membuat ngeri Rama dan
pasukan keranya.

Bersama pasukan raksasa elit, Rahwana disebut juga Dasamuka.

Dalam bahasa Sansekerta, Dasamuka berarti raksasa berwajah sepuluh, yakni perpaduan kata dari Dasa yang berarti Sepuluh dan Muka yang berarti wajah.

Dengan kekuatan yang begitu besar, Dasamuka juga berhasil beberapa kali memukul mundur pasukan Rama, berikut dengan Hanoman hingga Jatayu, sebuah entitas berbentuk elang yang merupakan makhluk setengah dewa.

Tak menyerah, dikisahkan akhirnya Rama berhasil membunuh sang Raksasa dengan sebuah
panah sakti milik Rama bernama Gunawijaya. Setelah terbunuhnya Raja Alengka ini.

Hanoman menimbun jasad dari sang raksasa ini menggunakan tumpukan tanah yang disebut menjadi cikal-bakal Gunung Ungaran.

Menurut mitos masyarakat sekitar, di sekitar lokasi Candi Gedong Songo yang berada di
lereng Gunung Ungaran terdapat sebuah kawah berbau belerang yang disebut merupakan
makam dari Dasamuka.

Dasamuka yang diceritakan sangat suka mabuk minuman keras dikubur Hanoman di wilayah
ini, dan disebut-sebut bisa bangkit jika mencium bau alkohol di sekitar wilayah tersebut.

Dengan kata lain, saat masyarakat semakin membiarkan peredaran alkohol dan kegiatan
maksiat di sekitar area tersebut akan sewaktu-waktu membangkitkan hawa nafsu Dasamuka
yang sedang tertidur panjang.

Tak jauh dari Gunung Ungaran, Hanoman yang berhasil mengubur Dasamuka berdiam diri
dan memantau Dasamuka dari Gunung Telomoyo untuk mengawasi sang raksasa yang bisa
bangkit sewaktu-waktu.

Puncak Gunung Ungaran berada di ketinggian 2.050 Mdpl. Puncaknya ada tiga, yakni Puncak
Gendol, Puncak Botak dan Puncak Ungaran, dengan Puncak Ungaran menjadi titik tertinggi.

Gunung ini merupakan jenis Stratovolcano yang hampir sebagian sudah terkikis habis, namun para peneliti masih berpendapat gunung ini masih memiliki potensi aktivitas volkanik sewaktu waktu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira