JP Radar Kediri - Ada Imlek, pasti ada Cap Go Meh. Cap Go Meh adalah salah satu rangkaian acara yang ada didalam perayaan Imlek.
Cap Go Meh merupakan puncak acara dan sekaligus penutup dari perayaan Imlek yang jatuh pada hari ke-15 dihitung setelah Perayaan Imlek dimulai. Jika sudah berada di penghujung sebuah perayaan, pasti acara-acara yang diselenggarakan meriah. Tak hanya itu, juga pasti ada makanan yang identik dengan Cap Go Meh.
Penutupan dari perayaan Imlek ini memiliki makna sebagai bentuk dari rasa syukur agar di waktu mendatang, segala urusan dan keinginan yang diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan terkabulkan.
Baca Juga: Puncak Imlek, Kelenteng Tjoe Hwie Kiong di Kediri Siapkan 500 Porsi Menu Lontong Cap Go Meh
Berikut beberapa tradisi dalam pelaksan Cap Go Meh yang mungkin sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia:
- Pertunjukan Tarian Barongsai
Pertunjukan tarian barongsai di Indonesia sendiri sudah menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu setiap kali Perayaan Imlek datang. Barongsai adalah tarian tradisional Tiongkok dengan menggunakan kostum yang menyerupai singa. Pertunjukannya yang meriah diiringi dengan instrumen musik khas imlek membuat siapa saja ingin melihatnya.
Pertunjukan tarian barongsai biasanya digelar disepanjang jalan raya besar. Digelarnya tarian barongsai ini diharapkan dapat mengusir hal-hal negatif dan dapat membawa keberuntungan dan kesuksesan di masa mendatang.
- Festival Lampion
Festival lampion juga masuk dalam tradisi yang identik dengan Cap Go Meh. Dalam kepercayaan masyarakat tionghoa, lampion memiliki makna keberuntungan. Selain keberuntungan, warna merah pada lampion yang mendominasi memiliki makna kebahagiaan, kesejahteraan, dan kemakmuran.
Masyarakat tionghoa yakin, dengan menggelar festival lampion yang meriah, akan membukakan jalan rezeki bagi kehidupan mereka.
- Mie Panjang, Umur Panjang.
Selain acara-acara yang ada diatas, ada juga hidangan yang wajib dihidangkan diatas meja makan pada saat Cap Go Meh. Yaitu, mie panjang umur.
Masyarakat tionghoa yakin, bahwa dengan memakan mi yang panjang, mereka akan berumur panjang serta sehat selalu. Uniknya, panjang dari hidangan ini, bahkan bisa mencapai 2 meter loh.
Penulis: Nabila Syifa’ul, Mahasiswa magang dari Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah