Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sejarah Weton Jawa, Dari Kepercayaan hingga Ramalan

Arif Miftaqhul Huda • Rabu, 5 Februari 2025 | 22:40 WIB
Photo
Photo

Weton Jawa adalah sebuah sistem penanggalan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat jawa. Memiliki sejarah panjang yang mencerminkan hubungan erat antara waktu, kepercayaan dan berkehidupan sosial masyarakat. Dalam tradisi ini setiap individu dilahirkan pada hari tertentu dalam kalender Jawa yang terdiri dari lima hari pasaran yaitu Legi, Pahing, Pon, Kliwon dan Wage. Weton dipercaya memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pernikahan, pekerjaan, hingga ramalan nasib. Keyakinan bahwa weton seseorang dapat menentukan nasib dan takdir ini, menjadikannya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Ayam Cemani Jawa: Antara Mistis dan Sains

Seiring berjalannya waktu, tradisi weton  tidak hanya dipertahankan  sebagai bagian dari kepercayaan adat, tetapi juga berkembang menjadi sebuah sistem ramalan yang dianggap mampu memberikan petunjuk kehidupan. Para ahli weton atau dikenal dengan nama dukun weton adalah orang yang dipercaya masyarakat jawa sebagai orang yang ahli dalam menghitung weton dan tak jarang masyarakat sering datang ke mereka hanya untuk memprediksi persoalan masa depan, karir dan masalah asmara. Metode ramalan yang digunakan oleh para dukun weton  adalah dengan memadukan unsur-unsur numerologi dan astrologi Jawa yang dipercaya memiliki keterkaitan dengan energi alam semesta. Meskipun seiring waktu, banyak masyarakat yang mulai meragukan keakuratan ramalan weton, namun tradisi ini tetap hidup kuat di kalangan sebagian besar masyarakat Jawa.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Ayam Cemani Jawa: Antara Mistis dan Sains

Pada akhirnya, weton Jawa bukan hanya sebuah sistem perhitungan semata tetapi juga merupakan sebuah warisan budaya yang mendalam dan kaya makna. Meski di era modern ini banyak orang yang tidak lagi berpikir sebagai penentu nasib, tradisi ini tetap bertahan sebagai simbol penghormatan dan kedekatan dengan nenek moyang. Seiring berkembangnya zaman, tradisi ini pun terus mengalami transformasi, beradaptasi dengan kondisi sosial dan perkembangan teknologi. Namun orang Jawa weton tetap menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan, sebagai pengingat akan keterhubungan antara manusia, alam, dan waktu.

Editor : Jauhar Yohanis
#weton jawa #weton