KEDIRI, JP Radar Kediri - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong tidak hanya dihadiri oleh umat Tri Dharma saja.
Masyarakat ikut tumpah ruah di halaman kelenteng untuk menyaksikan pentas barongsai, penanda datangnya tahun ular kayu pada Selasa (28/1) malam.
Mereka menyemut di area kelenteng yang penuh dengan nuansa merah itu sejak sekitar pukul 19.00. Menunggu pergantian Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.
Mereka semakin antusias saat sejumlah kelompok barongsai pentas dan menghibur seluruh pengunjung.
Salah satunya Ahmad, 25, pengunjung asal Tulungagung. Kemarin merupakan kali pertama dia menyaksikan perayaan Imlek di kelenteng yang sudah berusia lebih dari 200 tahun itu.
Gerimis yang melanda sejak sore kemarin pun tak menyurutkan niatnya menyaksikan perayaan tahun baru dalam kalender Cina itu.
“Sebenarnya sering lewat sini. Tapi belum pernah lihat perayaan Imlek. Pengen nonton barongsai,” ujarnya.
Sedikitnya ada delapan barongsai yang menghibur masyarakat. Begitu pertunjukan dimulai sekitar pukul 22.30, penonton langsung menyemut mengelilingi para pemain barongsai.
Beberapa di antaranya juga memberikan angpao dan berfoto bersama barongsai.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, di malam pergantian tahun pukul 00.00, umat Tri dharma melakukan sembahyang di altar. Beberapa doa yang dilantunkan di antaranya permohonan agar bangsa ini dilindungi.
Serta diberi kedamaian di seluruh alam semesta. Wakil Wali Kota (Wawali) terpilih Gus Qowimuddin Thoha yang menghadiri perayaan Imlek mengatakan, menjalin silaturahmi di setiap perayaan keagamaan bisa menjadi langkah dalam membangun keakraban beragama.
"Kota Kediri ini termasuk 10 besar kota toleran, dan itu harus kita jaga dan pertahankan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Tri Dharma Kelenteng Tjoe Hwie Kiong Prayitno Sutikno mengungkapkan, di tahun ular kayu ini, dia berharap seluruh umat maupun masyarakat umum tetap bisa menjaga kebersamaan.
Di tahun yang penuh tantangan ini, penting untuk tetap menjaga kekompakan dan keharmonisan.
“Walaupun tantangannya berat, pasti bisa diatasi.
Pasti bisa dijalani. Dengan catatan ada inovasi dan perubahan-perubahan yang mengarah ke lebih baik. Dan ini harus bersama-sama. Nggak bisa sendiri,” tandasnya Prayitno tentang harapan umat di Tahun Baru Imlek ini.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah