Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tujuh Pantangan Imlek yang Tidak Banyak Diketahui Masyarakat, Nomor Enam Paling Unik

Redaksi Radar Kediri • Rabu, 29 Januari 2025 | 14:00 WIB
KHIDMAT: Umat tri dharma mengikuti sembahyang menyambut tahun baru Imlek di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong tadi malam. (Foto: Wahyu Adji)
KHIDMAT: Umat tri dharma mengikuti sembahyang menyambut tahun baru Imlek di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong tadi malam. (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Imlek atau tahun baru China adalah salah satu hari penting bagi etnis Tionghoa. Tradisi hari Imlek dijadikan momen untuk bertemu dan berkumpul bersama keluarga besar.

Namun faktanya, dalam merayakan imlek ada juga pantangan yang dipercayai oleh etnis Tionghoa. Ada beberapa hal yang dilakukan selama Imlek dapat menentukan nasib baik ataupun buruk mereka dalam setahun.

Jika Etnis Tionghoa melakukan beberapa tradisi seperti memberikan angpao, sembahyang, menggunakan pakaian serba merah dipercaya dapat membawa keberuntungan sepanjang tahun.

Sebaliknya, jika mereka melakukan beberapa pantangan selama Imlek, dipercaya bahwa kesialan akan menimpa mereka sepanjang tahun. Lantas, apa saja pantangan-pantangan dalam imlek?

1. Dilarang Keramas atau Potong Rambut
Keramas dan potong rambut adalah hal yang normal dilakukan saat hari besar. Namun, saat Imlek hal tersebut menjadi pantangan yang keras.

Hal ini menjadi pertanda bahwa memotong rambut atau keramas saat imlek dapat menghabiskan atau membersihkan rezeki selama setahun.

2. Dilarang Menggunakan Pakaian Putih dan Hitam
Pakian putih dan hitam sering digunakan dalam acara berkabung dan dianggap simbol kesedihan. Larangan menggunakan pakaian putih dan hitam dimaksudkan untuk menghindari kesedihan sepanjang tahun.

Itulah kenapa saat imlek, Sebagian besar etnis Tionghoa menggunakan warna merah yang dianggap sebagai symbol keberuntungan dan kemakmuran.

Baca Juga: Kenapa Imlek Identik dengan Warna Merah? Begini Penjelasannya

3. Dilarang Memecahkan Barang Apapun

Dalam tradisi Tionghoa memecahkan barang seperti gelas, vas, mangkok dipercayai dapat membawa kesialan sepanjang tahun.

Memecahkan benda-benda tersebut dianggap dapat “menghancurkan” keberuntungan, kemakmuran, bahkan keharmonisan keluarga. Jika mereka secara tidak sengaja memecahkan barang-barang tersebut, mereka akan membungkus pecahan dari benda tersebut dengan kain merah.

4. Menggunakan Gunting dan Pisau
Menggunakan gunting dan pisau adalah salah satu pantangan dalam imlek. Penggunaan gunting sering dianggap sebagai simbol pertengkaran.

Mereka yang menggunakan gunting saat imlek dipercaya akan mendatangkan kesialan dalam bentuk bertengkar dengan orang lain.

Sementara pisau sering dianggap sebagai hal yang membawa celaka. Penggunaan pisau sering dikaitan dengan hal-hal buruk dan mencelakai.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada di Perayaan Tahun Baru Imlek

5. Pantangan Memberikan Angpao dalam jumlah Ganjil
Angpao dianggap sebagai simbol keberuntungan dalam tradisi mereka. Oleh karena itu, mereka harus memberikan angpao dalam jumlah genap karena membawa keberuntungan.

Angka genap sering diasosiasikan dengan kesialan. Mereka juga dilarang memberikan angpao dengan angka 4 atau 40 yang dalam bahasa mandarin pelafalannya sama dengan pelafalan mati atau kematian.

Baca Juga: Menjelang Imlek, Pelaku UMKM di Kediri Banjir Pesanan

6. Dilarang Menyapu dan Membersihkan Rumah
Menyapu merupakan pantangan keras dalam imlek. Menyapu saat imlek dipercayai dapat menyapu kekayaan sepanjang tahun. Oleh karena itu, sebaiknya menyapu dan membersihkan rumah dilakukan sebelum imlek tiba.

7. Dilarang Mengunjungi Rumah Sakit
Etnis Tionghoa dilarang mengunjungi rumah sakit saat imlek. Mengunjungi rumah sakit dianggap dapat membawa penyakit pada mereka sepanjang tahun.

Karena itu, etnis Tionghoa memiliki pantangan mengunjungi rumah sakit kecuali dalam situasi darurat. (Mahasiwa Magang PNM Joenaidi Zidane)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#radar kediri #budaya #larangan #Pantangan #seni #tahun baru china #imlek