KEDIRI, JP Radar Kediri- Barongsai adalah pertunjukan tarian khas negeri tirai bambu yang biasa ditampilkan menjelang tahun baru China.
Barongsai berasal dari kata Barong yang merujuk pada tarian tradisional dengan kostum. Lalu, kata Sai yang berasal dari bahasa Hokkian. Artinya singa.
Jika digabungkan, barongsai merupakan sebuah tarian tradisional dengan menggunakan kostum singa.
Baca Juga: Kenapa Imlek Identik dengan Warna Merah? Begini Penjelasannya
Legenda barongsai bermula dari cerita sesosok makhluk misterius yang memangsa manusia dan hewan buas. Mahluk jahat tersebut bernama Nian yang seakan-akan memiliki arti dekat dengan kata tahun.
Nian memiliki kekuatan dan keganasan yang luar biasa. Bahkan, hewan seperti harimau tidak dapat menghentikan kejahatannya.
Dalam keputusasaan masyarakat, mereka meminta bantuan kepada singa untuk mengalahkan Nian. Sang singa secara mengejutkan dapat mengalahkan Nian dan mengusirnya.
Meskipun terluka dan terpaksa melarikan diri, Nian mengancam masyarakat akan kembali tahun depan untuk menyebar teror lagi.
Perkataan Nian menjadi kenyataan, setahun kemudian Nian Kembali untuk membalas dendam. Sayangnya sang singa tidak dapat memberikan bantuan kepada masyarakat karena memiliki tugas menjaga gerbang kaisar.
Dalam situasi terdesak ini, masyarakat memiliki ide untuk mengambil beberapa bambu dan kain. Mereka membuat figur sang singa agar menakuti Nian.
Dua pemuda berinisiatif masuk ke dalam replika singa kemudian melakukan tari-tarian disertai dengan suara berisik untuk menghadapi Nian.
Cara itu ternyata berhasil, replika singa tersebut berhasil menakuti Nian dan mengusinya lagi. Sejak saat itu, barongsai ditunjukkan setiap imlek atau tahun baru China.
Pertunjukan ini menyiratkan pesan tarian sing aini adalah simbol melawan makhluk jahat yang datang setiap tahunnya.
Makna dari barongsai sendiri menyimbolkan tentang kekuatan, perlawanan, dan perlindungan diri. Figur barongsai dianggap dapat membawa keberuntungan dan bisa melindungi dari energi-energi jahat.
Kostum barongsai biasanya identik dengan warna merah, kuning, dan hijau. Warna tersebut ternyata memiliki makna kebahagiaan, kemakmuran dan harmoni.
Gerakan dari barongsai sendiri juga terinspirasi dari gerakan singa di alam liar yaitu melompat, berlari-lari dan memainkan ekspresi wajah.
Gerakan barongsai juga biasanya mengikuti irama dari drum dan gong yang dianggap sebagai suara menakutkan oleh Nian.
Tarian barongsai sendiri bukan hanya tarian fisik saja. Tarian ini menyimbolkan gerakan batin dan disiplin yang digunakan untuk melawan tantangan dalam hidup.
Ketekunan dalam belajar tarian barongsai juga menggambarkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi hari-hari dalam hidup. (Mahasiswa Magang PNM Joenaidi Zidane)
Editor : Andhika Attar Anindita