Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Berawal Ikut Gadis Batik School Contest XII, Made Astidevi Widyasari Darsana Kini Jadi Putri Brawijaya 2024

Ayu Ismawati • Minggu, 10 November 2024 | 17:00 WIB

 

Lima tahun silam, Made Astidevi Widyasari Darsana menjadi peserta kompetisi Gadis Batik School Contest XII JP Radar Kediri. Langkahnya ikut kontes kecantikan Gadis Batik SC XII itu menjadi bekalnya se
Lima tahun silam, Made Astidevi Widyasari Darsana menjadi peserta kompetisi Gadis Batik School Contest XII JP Radar Kediri. Langkahnya ikut kontes kecantikan Gadis Batik SC XII itu menjadi bekalnya se

KEDIRI, JP RADAR KEDIRI-Berawal Ikut Gadis Batik School Contest XII 

Lima tahun silam, Made Astidevi Widyasari Darsana menjadi peserta kompetisi Gadis Batik School Contest XII JP Radar Kediri.

Langkahnya ikut kontes kecantikan Gadis Batik SC XII itu menjadi bekalnya sebagai Putri Brawijaya 2024. 

Waktu SMP Penasaran, Setelah Kuliah Ketagihan

Made Astidevi Widyasari Darsana bisa menjadi contoh anak muda.

Jebolan Gadis Batik School Contest XII Jawa Pos Radar Kediri lima tahun silam itu menoreh segudang prestasi. Khususnya di kontes kecantikan dan dunia duta. 

Baca Juga: Warga Serahkan Burung Kakatua Jambul Kuning ke BBKSDA Jatim

Usia Asti -sapaan akrab Made Astidevi Widyasari Darsana- saat ini masih 19 tahun.

Selain rupanya yang anggun, gadis berambut panjang ini memiliki wawasan yang luas.

Kemampuannya berkomunikasi di depan publik tak perlu diragukan.

Keahlian itu diperolehnya karena aktif menggeluti dunia pageant.

Apalagi saat ini Asti itu didapuk sebagai Putri Brawijaya 2024. 

Perjalannya mengikuti berbagai ajang kontes kecantikan dimulai sejak lama.

Baca Juga: Museum di Kediri Berinovasi agar Dongkrak Kunjungan Masyarakat

Kala itu, Asti duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). 

“Awalnya disarankan guru untuk ikut. Saya penasaran, lalu mencari tahu tentang kontes kecantikan. Seperti apa sih kontes itu? Dan bagaimana caranya?” kenang alumni SMP Negeri 1 Kota Kediri itu yang akhirnya memutuskan untuk ikut Gadis Batik SC XII Jawa Pos Radar Kediri.  

Dia menimba banyak ilmu dari Gadis Batik SC XII Jawa Pos Radar Kediri.

Kompetisi pertamanya itulah yang membuat Asti menggilai di dunia pageant.

Pengalaman menurutnya adalah guru yang paling berharga. 

Karena itu di setiap kompetisi yang diikutinya, dia selalu berprinsip untuk melakukan performa yang terbaik.

Bekalnya itu banyak membantu kemampuan soft skill-nya.

Salah satunya adalah public speaking.

Karena keaktifannya di dunia pageant, membuka lebih banyak peluang pengembangan diri.

Dia beberapa kali ditunjuk untuk tampil di depan publik sebagai master of ceremony (MC) di acara kampus. 

Bahkan belum lama ini, dia mendapat kesempatan menjadi MC dalam Rangkaian Acara Jelajah Almamater (RAJA) Brawijaya.

Atau, nama lain dari acara penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya yang selalu diramaikan dengan belasan ribu mahasiswa baru.

 “Bagi saya ini merupakan kesempatan yang baik untuk pengembangan diri. Saya pasti akan memberikan yang terbaik dengan optimal,” tandas mahasiswi semester tiga Program Studi Bioteknologi, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya itu.

Dia terus belajar, dengan begitu, skill-nya bisa berkembang seiring berjalannya waktu. “Kalau istilah zaman sekarang, practice makes perfect,” papar alumni SMA Negeri 2 Kota Kediri itu.

Asti tak pernah menyiakan peluang.

Dia ketagihan ikut pageant karena baginya dapat terus mengasah kemampuannya. Karena itu, beberapa ajang kompetisi duta sudah diikutinya.

Bahkan dia meraih juara 2 di ajang Duta Genre Kota Kediri pada 2019 lalu. 

“Saya ingin menjadi orang yang memberikan manfaat bagi sekitar. Salah satunya juga dengan mengikuti kegiatan volunteer. Dan saya punya mimpi bisa membuat organisasi volunteer,” aku Asti yang kini aktif di beberapa organisasi kampus itu.

Lewat komunitas volunteer di bidang pendidikan, dia berharap semakin banyak anak-anak muda sebayanya yang bisa terwadahi. Khususnya yang memiliki visi dan misi yang sama dalam memberikan dampak baik bagi orang lain dan lingkungan sekitar.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #school contest #Putri Brawijaya #jawa pos #Made Astidevi