KEDIRI, JP Radar Kediri– Belasan pohon pisang di Desa/Kecamatan Ngadiluwih ini menjadi perhatian warga. Mereka terpikat dengan kecantikan batang pisang yang dihias dengan kertas warna-warni. Yang bikin heboh, pohon pisang itu berbuah telur.
Satu pohon bisa berisi 20 butir telur ayam. Semuanya menggelantung. Sebagian terbungkus di dalam plastik transparan. Dan yang lainnya tertutup oleh hiasan kertas warna-warni. Pohon pisang berbuah telur itu lalu diangkut dengan mobil pikap kemudian diarak berkeliling desa pada Selasa (10/9).
Sebelum keliling desa pukul 15.00, pohon pisang berbuah telur itu dikumpulkan di Masjid Sunan Kudus Rukun Warga (RW) 06, Dusun Ngadiloyo, Desa/Kecamatan Ngadiluwih. Menurut Hartono, 55, Takmir Masjid Sunan Kudus, kegiatan pawai telur hias disertai dengan sholawat itu untuk mengawali peringatan Maulid Nabi.
Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk memupuk dan membangun kerukunan antar warga. “Kami melibatkan semua elemen masyarakat di sekitar sini (Masjid Sunan Kudus, Red), biar masjid ini terus ramai jamaahnya,” ungkap Hartono.
Baca Juga: Tim BPK Jatim Temukan Jambangan di Area Candi Klotok Kota Kediri
Pawai telur hias itu sudah digelar selama empat kali setiap peringatan Maulid Nabi. Yang menarik, jumlah pesertanya semakin banyak. Dan persiapan semakin matang dan tertata. “Warga gotong royong mencari pohon pisang terus dihias sampai malam,” ungkapnya.
Pohon pisang berbuah telur itu diarak keliling desa dan diikuti oleh ratusan warga. Mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak. Mereka turut meramaikan dan ikut pikap terbuka. Sesampainya di garis finish, panitia kegiatan lalu menurunkan pohon pisang yang sudah dihias dengan telur tersebut.
Setelah dikumpulkan, telur tersebut dibagikan kepada jamaah yang ikut pengajian malam. “Kami sudah menyiapkan 1.500 telur, jadi acara ini untuk umum semua boleh hadir,” jelas Hartono.
Hartono menambahkan, telur tersebut juga berasal dari warga sekitar yang turut andil. “Jadi warga di sekitar RW 06 ini menyumbangkan telur lima butir yang sudah matang,” jelasnya.
Hartono mengungkapkan, itu semua tak lepas dari dukungan dan kekompakan warga RW 06. Sehingga acara tersebut bisa terlaksana sesuai dengan harapan. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan hiburan sholawatan grup hadroh pada malam harinya.
“Tausiah nanti kami datangkan penceramah dari Rembang, Jawa Tengah,” ucapnya.
Putri, 11, salah satu peserta pawai mengaku senang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini. Ia beserta teman-teman sekolahnya pun turut serta memeriahkan. “Senang bisa kumpul dan bermain sama teman-teman,” ucapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah