KEDIRI, JP Radar Kediri- Tim ekskavasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur menemukan komponen baru dari Patirtan Candi Klotok.
Di penghujung penggalian tahap ke-4, tim menemukan jambangan. Ukurannya berdiameter 50 sentimeter.
Benda peninggalan sejarah yang baru saja ditemukan itu memiliki fungsi sebagai tempat penampungan air suci di patirtan.
Arkeolog BPK Jatim Nugroho Harjo Lukito mengatakan, jambangan itu ditemukan setelah dilakukan penggalian di struktur dasar kolam utama.
Posisi jambangan yang ditemukan beserta material batu andesit merah itu berada di sudut kolam patirtaan.
“Fungsinya untuk menampung air yang keluar dari pancuran sisi selatan,” terang Nugroho terkait penemuan situs yang disinyalir peninggalan era Majapahit di abad ke-12 itu.
Dengan ditemukannya tempat penampungan air itu, semakin melengkapi komponen patirtaan.
Temuan terakhir itu menjadi kado dari tim BPK Jatim yang mengakhiri ekskavasi situs pada Selasa (3/9) lalu. Sebelumnya, Nugroho dan timnya juga pernah menemukan jaladwara di kawasan tersebut.
“Secara teknis, fungsinya untuk menampung air karena di kolam bilik utama tidak pakai lantai, langsung tanah.
Jadi ketika digunakan untuk kegiatan religi dan pengambilan air suci itu di situ,” bebernya.
Adapun proses penggalian di sana menurut Nugroho sudah dinyatakan tuntas. Salah satunya karena denah yang juga sudah terungkap seluruhnya.
Termasuk sistem penyaluran air di patirtaan. Semuanya sudah bisa dipetakan.
“Cuma di sisi selatan agak rusak dan alurnya tidak kita kejar karena berada di bawah reruntuhan batu-batu besar. Tapi saluran distribusinya kelihatan,” bebernya.
Dengan begitu, langkah pelestarian selanjutnya tetap akan dilakukan. Dari sisi administrasi, objek harus didaftarkan sebagai cagar budaya.
Sedangkan secara teknis, bisa dilakukan langkah pemugaran setelah objek ditetapkan sebagai cagar budaya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah