Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Heboh! Ribuan Warga Berebut Durian Gratis di Jambore Duren Desa Kebonrejo Kepung Kabupaten Kediri

Karen Wibi • Senin, 26 Februari 2024 | 19:51 WIB
ARAK-ARAKAN: Warga Desa Kebonrejo, Kepung mengusung tumpeng durian saat berlangsungnya acara Jambore Duren kemarin.
ARAK-ARAKAN: Warga Desa Kebonrejo, Kepung mengusung tumpeng durian saat berlangsungnya acara Jambore Duren kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Ribuan masyarakat memenuhi jalan-jalan di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung kemarin. Mereka antusias mengikuti acara bertajuk Jambore Duren (Jamboren) yang diadakan oleh pemerintah desa (pemdes) setempat.

Apalagi, ada acara bagi-bagi durian secara gratis kepada pengunjung. Selain yang disusun menjadi tumpeng, ada satu kotak berisi durian kupas yang dibagikan oleh panitia. Hasilnya, dua ribu kotak itu ludes hanya dalam waktu lima menit saja.

“Acara Jamboren ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur warga Kebonrejo kepada Tuhan,” terang Kepala Desa Kebonrejo Yoni Widarto yang ditemui di sela-sela acara.

Jamboren kemarin memasuki tahun ketiga. Sejak pertama kali diadakan pada 2018 dan diteruskan tahun berikutnya. Sayang, karena pandemi, acara ini absen mulai 2020 hingga 2023.

Acara semacam festival durian ini berlangsung dua hari, dengan puncaknya kemarin. Acara puncak diwarnai kirab tumpeng durian yang berlangsung mulai pukul 09.00. Start dari barat balai desa dan berakhir di lapangan desa yang jaraknya sekitar 200 meter.

Di lapangan itu digelar selamatan sekitar 10 menit. Setelah itu ada pembagian durian ke masyarakat. Dua ribu kotak berisi lima hingga tujuh biji durian itu dibagi di lima titik. Sedangkan tumpeng durian dibagi di tengah lapangan.

Kades Yoni mengatakan, desanya adalah salah satu penghasil durian di Kabupaten Kediri. Bila puncak musim panen bisa menghasilkan 10 ribu buah durian.

Untuk jenisnya, Desa Kebonrejo juga punya beberapa varietas unggulan. Seperti durian sabit, londo, landak, dan sarti.

“Durian sabit itu adalah durian yang paling terkenal di Kebonrejo,” suluknya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Kediri M. Solikin berharap kegiatan festival durian dapat dilakukan secara berkala. Tidak hanya oleh Desa Kebonrejo, juga desa lain yang memiliki potensi durian.

“Kegiatan seperti ini, selain dapat menarik wisatawan, juga dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Slamet Riyadi, salah satu pengunjung dari Desa Sidorejo, Kecamatan Pare mengaku senang dengan kegiatan festival durian. Salah satunya karena adanya aneka kegiatan yang menghibur. Terutama karena ada pembagian durian gratis.

“Ada kirab terus ada jaranan itu menarik,” ujarnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#budaya #kediri #durian #festival