Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tarawih di Ponpes Ringinagung Keling Dibagi Tiga Lokasi

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 3 April 2023 | 17:50 WIB
(Foto: Wahyu Adji)
(Foto: Wahyu Adji)
PONDOK pesantren (ponpes) ini bernama lengkap Mahir Arriyadl. Lokasinya di Dusun Ringinagung, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Karena itulah ponpes ini lebih dikenal dengan Pondok Ringinagung. Sebagai pondok tua, Pondok Ringinagung masih banyak mempertahankan tradisi lama. Khususnya selama Ramadan. Salah satunya adalah salat Tarawih.

Di pondok ini, sama seperti di tempat lain, juga berlangsung salat tarawih berjamaah di malam Ramadan. Bedanya, lima tempat di dalam ponpes yang menjadi tempat salah Tarawih itu. Di masjid utama, dua musala, dan dua asrama.“Yang pertama karena kapasitas masjid,” jawab Kepala Pondok Ringinagung Ashanum Ni’am Ketika ditanya alasan Tarawih berlangung di lima tempat.

Kapasitas masjid utama hanya dapat menampung sekitar 250 jamaah. Padahal ketika Ramadan seperti sekarang, yang ikut salat Tarawih tak hanya dari para santri. Melainkan juga warga sekitar. Bahkan, mayoritas yang Tarawih di masjid adalah warga sekitar pondok.

Sedangkan para santri memilih menunaikan ibadah khusus Ramadan itu di asrama atau musala. Yang kapasitasnya hanya 100-an orang. Yang menarik, kecepatan salat Tarawih di masjid utama dan asrama berbeda.

Selisihnya hampir 15 menit. Bila di masjid bisa berlangsung 30 menit, di asrama yang diikuti para santri berakhir lebih cepat. Hanya 15 menit. “Jadi yang di asrama dan musala ini sudah selesai di masjid belum. Menjadi yang paling terakhir,” terang laki-laki asal Ponorogo ini. Kebiasan seperti ini sudah berlangsung lama. Bahkan sejak Ni’am masih menjadi santri. Selama itu pula tidak pernah Tarawih di masjid utama selesai mendahului yang di musala maupun asrama. Meskipun samasama berlangsung 20 rakaat dan bacaan doa yang sama.

Alasan inilah yang membuat para santri lebih memilih salat Tarawih di asrama. “Ada juga sih santri yang salat di masjid. Namun kebanyakan lebih memilih yang selesainya lebih cepat,”
kata Ni’am. Meskipun demikian, azandi asrama maupun musala tak boleh mendahului masjid utama. Tempat-tempat itu baru boleh melantunkan panggilan salat itu setelah
azan di masjid utama bergema. Setelah azan bergema, berdatanganlah warga dan para santri menujutempat-tempat itu.

Ada lagi yang menarik dalam Tarawih di Pondok Ringinagung. Terutama di masjid utama. Saat Tarawih berlangsung, kondisi masjid gelap gulita karena tidak menggunakan penerangan sama sekali. Meskipun dalam ruangan yang gelap, tidak mengurangi kekhusyukan jemaah dalam beribadah.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita terkini #berita viral #berita terbaru #berita hari ini