QRISNival Meriah, Dorong Penguatan Kedaulatan Perekonomian

Himalaya Azzahra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Suasana saat pelaksanaan QRISNIVAL di Kediri Town Square (Ketos)/Foto : Wahyu Adji
Suasana saat pelaksanaan QRISNIVAL di Kediri Town Square (Ketos)/Foto : Wahyu Adji

 

JP Radar Kediri – Rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 disambut antusias oleh masyarakat. Para pengunjung Kediri Town Square (Ketos) sangat bersemangat mengikuti beragam kegiatan yang merangsang mereka praktik melakukan pembayaran digital. Termasuk ribuan pelari yang mengikuti Syiar QRIS Run Minggu (16/8) pagi.

            Untuk diketahui, selain berbagai kegiatan sarat edukasi yang digelar sejak Jumat (14/8) lalu, puncak PQN 2026 diisi launching Mal Siap QRIS Tap di Kediri Town Square Sabtu (15/8). Selanjutnya, kemeriahan acara makin terlihat saat sekitar 1.500 pelari mengikuti Syiar QRIS Run 2026 kemarin pagi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, PQN 2026 bertepatan dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI. Hal tersebut sekaligus jadi cermin tekad BI untuk mendorong kemandirian sistem pembayaran nasional.

“Pekan QRIS Nasional selalu berbarengan dengan HUT RI sejak 2020. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan bangsa melalui ekonomi dan sistem pembayaran,” ujar Yayat.

QRIS, lanjut Yayat, tidak hanya menjadi instrumen pembayaran digital. Melainkan juga jadi bagian upaya memperkuat integrasi ekonomi nasional. Serta memperluas inklusi keuangan, termasuk bagi pelaku UMKM.

“Penerapan QRIS Tap di Ketos diharapkan dapat semakin mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi nontunai,” lanjut Yayat tentang sistem dengan prinsip cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CEMUMUAH) itu.

Dalam rangkaian launching QRIS Tap di Ketos, Yayat juga menyerahkan hadiah kepada pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia. Program unggulan untuk mengampanyekan perluasan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia.

Baca Juga: Workshop QRISNIVAL 2026: Jangan Impulsif Gunakan Paylater, Pahami Hak Anda Sebelum Klik Agree

Rangkaian PQN 2026 di Kediri juga diisi penukaran uang layak edar, serta talk show perlindungan konsumen. Berbagai kegiatan tersebut jadi sarana edukasi masyarakat mengenai sistem pembayaran, serta peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian.

Sementara itu, selain launching QRIS Tap di Ketos, kemeriahan PQN juga terlihat dalam Syiar QRIS Run yang diikuti 1.500 runners. Flag off dilakukan oleh Yayat yang kemarin juga semangat berlari bersama para peserta.

Syiar QRIS Run 2026 memadukan olahraga dengan kampanye digitalisasi sistem pembayaran dan gerakan wakaf. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak menerapkan gaya hidup sehat. Sekaligus memanfaatkan QRIS dalam aktivitas transaksi dan wakaf.

Baca Juga: Pengunjung Padati QRISNIVAL 2026, Ragam Hiburan dan Aktivitas Jadi Pilihan Warga Habiskan Weekend

Dari gerakan wakaf tersebut, dana yang terkumpul mencapai Rp45 juta. “Dana kami disalurkan ke Yayasan Mutiara Gemilang untuk mendukung pertanian pangan berkelanjutan bagi anak yatim dan dhuafa,” jelas Yayat.

Peserta juga mendapatkan kupon potongan harga senilai Rp10 ribu saat pengambilan race pack. Kupon tersebut bisa digunakan untuk berbelanja di sejumlah stan yang tersedia di lokasi kegiatan.

Tak hanya voucher untuk belanja, peserta yang sudah tiba di garis finish juga dihibur oleh disc jockey (DJ) dan pentas musik. Mereka semakin semangat saat panitia mengumumkan doorprize yang dibagikan. Mulai true wireless stereo (TWS), smartwatch, tablet, hingga televisi. Ada pula grand prize berupa satu unit sepeda listrik yang diundi langsung oleh Yayat.

Di sela acara QRIS Run, BI Kediri memberi edukasi tentang program-program mereka. Di antaranya, BI Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Di sana, masyarakat diajak merawat uang rupiah melalui prinsip 5 Jangan. Yakni jangan dilipat, diremas, dicoret, distapler, dan dibasahi, serta mengenali keaslian uang.

Edukasi juga mencakup penggunaan QRIS dan transaksi nontunai yang aman. Serta pemahaman mengenai peran dan kebijakan BI dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. (*)

 

Editor : Mahfud
QRISNIVAL qris run wakaf edukasi bank Indonesia