KABUPATEN, JP Radar Kediri– Pendaftaran Colour Kids Festival Jawa Pos Radar Kediri 2026 ‘Pesona Waruturi’ sudah dibuka Senin (12/1). Lomba mewarnai untuk murid taman kanak-kanak (TK) dan kelompok bermain (KB) yang akan digelar 14 Februari ini didukung Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri. Lokasinya di area wisata bendungan Waruturi, Gampengrejo.
Menyukseskan event edukatif ini, panitia berkoordinasi dengan pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kediri serta Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Kediri.
Mereka pun mendukung kegiatan asah kreativitas dengan mewarna media karya di surat kabar tersebut. “Kami ingin memberikan pengalaman baru pada anak-anak berkreasi mewarnai di koran,” ujar Manager Pemasaran Radar Kediri yang juga Koordinator Panitia Colour Kids Festival JPRK 2026 ‘Pesona Waruturi’ Heri Muda Setiawan.
Saat pelaksanaan nanti, ia mengatakan, peserta menggunakan krayon. Bentuk gambarnya sudah ada di halaman surat kabar. Mereka tinggal memberikan warna yang bagus. Orang tua peserta boleh mendampingi.
Menurut Ketua IGTKI Kabupaten Kediri Slamet Yudi, lomba mewarnai ini menarik. Tak sekadar mendorong anak berani dan percaya diri, namun juga memotivasi sekaligus memberikan pengalaman berharga.
Selain mengembangkan imajinasi dan melatih konsentrasi, lomba ini juga untuk mengukur kemampuan anak. “Melalui ajang mewarnai ini anak dapat mengekspresikan diri melalui seni,” kata Slamet didampingi Sekretaris IGTKI Kabupaten Agus Prasetyo dan bendaharanya Siti Khoirul Maftukah.
Ia menambahkan, lomba mewarna sangat baik untuk membangun kreativitas anak. Apalagi juga melibatkan orang tuanya sebagai pendamping ketika lomba.
Hal ini dapat menumbuhkan kesadaran orang tua menjalin kerja sama sekaligus keakraban bersama anak. “Kondisi ini bisa menjadi pembinaan dan membentuk karakter anak,” tutur pria asal Jambean, Kras ini.
Hal senada disampaikan Ketua Himpaudi Kabupaten Kediri Ali Mansur. Menurutnya, lomba mewarna dengan media koran menarik sekaligus menantang.
Pasalnya, kertas koran tidak terlalu tebal. Ia sempat mengkhawatirkan jika tak hati-hati bisa robek. “Meski begitu mewarnai (dengan) krayon di kertas koran ini menarik. Anak-anak akan mendapatkan pengalaman yang berbeda,” paparnya saat ditemui bersama Ketua Puspa Tapos Kabupaten Kediri Lilik Nurhidayati di gedung Bhagawanta Bhari, Kecamatan Ngasem, Senin.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil