KABUPATEN, JP Radar Kediri-Festival Kuno-Kini 2025 masih akan memanjakan warga Kediri Raya hingga 1 Juni nanti. Untuk mendapatkan produk atau kuliner terbaik, panitia meminta masyarakat hanya berbelanja di stan yang mencantumkan harga dagangan mereka.
Untuk diketahui, ratusan stan menyediakan berbagai produk dan kuliner dengan harga terjangkau. Mulai aneka jenis baju, produk kecantikan, aksesori, hingga berbagai jenis kuliner kekinian hingga tradisional.
Mulai dari rambut nenek, tiwul, klepon, ongol-ongol dan nasi pecel. Ada pula kudapan kekinian seperti corndog, mochi, hingga roti korea. Semua dibanderol mulai Rp 5 ribu saja.
Seperti di stan milik Angel. Penjual aneka jajanan mochi dan daifuku itu mengatakan, produknya dibanderol mulai Rp 5 ribu. Mochi daifuku dengan isian berbagai rasa itu langsung jadi favorit pengunjung di stannya.
“Yang paling laris biasanya rasa cokelat oreo, stroberi macha, dan stroberi cokelat. Semuanya Rp 5 ribu,” ujarnya.
Beberapa penganan kekinian seperti cireng juga dibanderol mulai seribu rupiah. Harga yang murah juga didapati di stan makanan tradisional. Seperti di lapak milik Eka Dian Mayasari yang menjual tiwul, sawut, cenil, klepon. Kemudian, getuk, lopis, ongol-ongol, dan ketan hitam.
Satu porsi makanan jadul yang terdiri dari tujuh jenis itu hanya dibanderol Rp 12 ribu. “Alhamdulillah ramai terus. Sore biasanya sudah habis. Tapi saya kan bawa bahan, jadi kalau habis dan bahan masih ada, biasanya masak lagi di sini,” aku perempuan asal Kandangan, Kabupaten Kediri itu.
Saat ramai seperti saat Minggu lalu (25/5), perempuan 40 tahun itu bisa lima kali produksi. Namun, hanya beberapa produk saja yang bisa dibuat ‘dadakan’ di stan. Di antaranya seperti klepon dan cenil. “Biasanya jualan di 0Pasar Kandangan. Kalau di sini omzetnya bisa naik empat kali lipat,” akunya senang.
Memastikan aktivitas transaksi berlangsung secara jujur dan terbuka, panitia telah meminta seluruh stan menampilkan harga produknya. Dengan demikian, pengunjung bisa mengetahui harga sebelum bertransaksi.
“Kami minta pengunjung berbelanja di stan yang memasang harga produknya demi kenyamanan bersama,” ungkap Manajer Offprint Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti.
Untuk diketahui, Festival Kuno-Kini berlangsung mulai 23 Mei – 1 Juni. Selain diramaikan 257 stan UMKM, festival yang digelar di area Monumen Simpang Lima Gumul itu juga dimeriahkan berbagai hiburan, perlombaan, dan workshop.
Di beberapa sudut pameran juga terdapat permainan jadul untuk mengajak pengunjung bernostalgia. Pun dengan berbagai kuliner tradisional di sana.
Dalam bertransaksi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri memfasilitasi sejumlah lapak dengan quick response code Indonesian standard (QRIS). Sehingga, pengunjung yang membawa uang tunai dalam jumlah terbatas tetap leluasa berbelanja karena bisa bertransaksi secara digital secara cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Stan juga antusias menyiapkan layanan QRIS. Apalagi, di penghujung event nanti panitia akan memberi hadiah hingga jutaan rupiah untuk stan atau merchant dengan transaksi QRIS terbanyak.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira