JP Radar Kediri - Puasa Daud merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilakukan dengan pola sehari berpuasa dan sehari berbuka secara bergantian, tanpa batasan waktu tertentu.
Tidak seperti puasa sunnah lainnya, puasa Daud dikenal sebagai amalan yang membutuhkan konsistensi dan kedisiplinan tinggi, sehingga tidak semua orang mampu menjalankannya secara rutin.
Puasa Daud berlandaskan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar Al-Ghifari, Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya puasa yang paling utama adalah puasa Nabi Daud. Dia tidur setengah malam, lalu bangun sebagian malamnya, kemudian tidur sebagian yang lain. Dia juga puasa sehari dan berbuka (puasa) sehari." (HR. Bukhari)
Baca Juga: Panduan Puasa Ayyamul Bidh April 2026: Lengkap dengan Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Sejarah Puasa Daud dalam Islam
Sesuai namanya, puasa ini berasal dari amalan yang dilakukan oleh Nabi Daud, salah satu nabi yang dikenal memiliki tingkat ketaatan tinggi kepada Allah SWT.
Sejarahnya juga berkaitan dengan peristiwa ketika Nabi Muhammad menasihati seorang sahabat yang ingin berpuasa terus-menerus tanpa jeda.
Rasulullah tidak membenarkan praktik tersebut karena tubuh juga memiliki hak untuk beristirahat.
Sebagai solusi, beliau menganjurkan pola puasa seperti yang dilakukan Nabi Daud, yaitu berpuasa sehari dan berbuka sehari.
Pola ini dinilai sebagai bentuk ibadah yang paling seimbang antara kebutuhan fisik dan spiritual.
Baca Juga: Bayar Utang Ramadhan Sekaligus Puasa Senin Kamis, Niat Mana yang Didahulukan? Ini Penjelasannya
Keutamaan Puasa Daud
Puasa Daud memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan puasa sunnah lainnya. Bahkan, dalam hadis disebutkan bahwa puasa ini merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT.
Puasa Daud dianggap sebagai puasa sunnah paling utama karena dilakukan secara konsisten namun tetap menjaga keseimbangan tubuh.
Selain itu, pola selang-seling dalam menjalankannya mampu melatih kedisiplinan dan kesabaran, sekaligus membentuk karakter yang kuat dalam beribadah.
Ibadah ini juga membantu meningkatkan ketakwaan karena memberikan lebih banyak ruang untuk memperbanyak zikir, doa, dan ibadah malam.
Di sisi lain, puasa Daud tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual, karena tidak dilakukan secara berlebihan seperti puasa setiap hari.
Baca Juga: Hari-Hari yang Diharamkan Berpuasa, Panduan Penting Qada Puasa Setelah Ramadan
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil