JP RADAR KEDIRI – Momen Lebaran identik dengan kebahagiaan, silaturahmi, dan tingginya pengeluaran yang melonjak tajam. Tanpa strategi yang tepat, Tunjangan Hari Raya (THR) bisa menguap begitu saja bahkan sebelum hari kemenangan tiba.
Agar dompet kamu tidak "merana" setelah hari raya, berikut adalah panduan praktis mengatur keuangan yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Fondasi Utama: Penganggaran dan Prioritas
Langkah pertama yang paling krusial adalah memisahkan anggaran antara uang belanja harian dengan dana khusus Lebaran.
Daftar Kebutuhan vs.
Buat daftar belanja dari hal-hal paling mendesak, seperti zakat dan bahan pangan pokok, hingga pelengkap seperti baju baru atau dekorasi rumah.
Alokasi Zakat di Awal
Sisihkan dana zakat di awal Ramadhan agar kewajiban agama terpenuhi tanpa terganggu oleh godaan belanja .
Baca Juga: Memahami Zakat Fitrah dan Zakat Mal: Perbedaan, Nisab, dan Batas Waktu Pembayaran
2. Kendali di Dapur dan Meja Makan
Istilah "lapar mata" saat menjelang berbuka adalah dompet musuh utama.
Persiapan Makanan (Perencanaan Menu)
Kamu bisa menyusun menu sahur dan buka puasa untuk satu minggu. Membeli bahan pangan sekaligus sesuai daftar jauh lebih hemat daripada belanja harian yang impulsif.
Seni Membatasi Takjil
Meski terlihat murah, membeli aneka takjil setiap hari secara terus-menerus dalam jumlah besar bisa menguras kantong. Saya bermaksud untuk membuat takjil sendiri di rumah atau batasi frekuensi validasi.
Baca Juga: Mengupas Tuntas Zakat Mal: Syarat Wajib dan Ketentuan Jenis Harta yang Harus Anda Ketahui
3. Belanja Cerdas, Bukan Impulsif
Diskon Ramadhan ada di mana-mana, namun perlu diingat bahwa diskon bukan alasan untuk membeli barang yang tidak/belum dibutuhkan.
Pesan Tiket dan Kebutuhan Lebih Awal
Harga tiket mudik dan bahan kue biasanya melonjak tajam mendekati hari H. Melakukan pemesanan lebih awal akan memberikan kamu harga yang lebih kompetitif.
Bandingkan Harga
Sebelum check-out keranjang belanja onlinemu, pastikan sudah membandingkan harga di beberapa tempat untuk mendapatkan penawaran terbaik.
4. Manajemen "Anggaran Sosial"
Undangan buka bersama (bukber) seringkali menjadi faktor utama kebocoran anggaran.
Pilih-pilih Bukber
Kamu tidak harus menghadiri semua undangan. Pilihlah lingkaran pertemanan yang paling prioritas dan tetapkan batas anggaran maksimal untuk sekali acara bukber.
Gunakan THR dengan Bijak
Anggap THR sebagai bonus untuk memperkuat posisi keuangan, bukan “lampu hijau” untuk berfoya-foya. Anda bisa mengalokasikan sebagian untuk tabungan atau dana darurat pasca-Lebaran.
Baca Juga: Tips Mengendalikan Diri dari Amarah, Jangan Biarkan Pahala Puasa Berkurang!
Menekan pengeluaran bukan berarti tidak bisa merayakan Lebaran. Kuncinya adalah disiplin dan kendali diri agar bisa menikmati opor ayam dan ketupat di hari raya tanpa bayang-bayang utang di hari berikutnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian