JP Radar Kediri – Bulan Ramadhan bukan sekedar momentum menahan lapar dan dahaga, namun juga merupakan waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Di bulan suci inilah Al-Qur'an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Maka dari itu, Ramadhan sering disebut sebagai bulan Al-Qur'an.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak tilawah, tadarus, serta memikirkan maknanya, sebab setiap huruf yang dibaca menghadirkan pahala, ketenangan, dan keberkahan.
Baca Juga: Mengupas Tuntas Zakat Mal: Syarat Wajib dan Ketentuan Jenis Harta yang Harus Anda Ketahui
Membaca Al-Qur'an di bulan ini bukan sekadar ibadah tambahan, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan menyiapkan bekal akhirat.
Keutamaan Membaca Al-Qur'an
- Pahala Dilipatgandakan Secara Istimewa
Membaca Al-Qur'an pada dasarnya sudah bernilai ibadah besar, namun ketika dilakukan di bulan Ramadhan, keuntungannya meningkat berkali-kali lipat. Setiap huruf yang dilafalkan dihitung sebagai satu kebaikan dan dilipatgandakan.
Oleh karena itu, membaca beberapa ayat saja sudah memberikan ganjaran yang besar. Inilah sebabnya para ulama mendidik umat Islam memperbanyak tilawah di bulan ini, karena amalan sederhana seperti membaca bisa menghasilkan pahala yang sangat banyak dibandingkan waktu lain.
Baca Juga: Viral Pernyataan Selebgram Sahur Ganggu Jam Tidur, Padahal Begini Keutamaan Sahur Selama Bulan Puasa
- Sumber Obat dan Ketenteraman Jiwa
Selain memberi pahala, Al-Qur'an juga membawa efek ketenangan batin. Saat seseorang membaca atau mendengarkan ayat suci, pikiran menjadi lebih rileks dan perasaan gelisah berkurang.
Banyak orang merasakan suasana hati yang lebih teduh setelah tilawah, terutama pada waktu sahur atau malam hari. Ramadhan yang identik dengan suasana ibadah membuat ketenangan ini terasa semakin mendalam, sehingga Al-Qur'an menjadi semacam penyejuk jiwa di tengah aktivitas sehari-hari.
- Menjadi Syafaat atau Penolong di Akhirat
Keutamaan lainnya adalah Al-Qur'an akan memberikan syafaat di hari berhentinya bagi orang-orang yang rutin membacanya. Artinya, bacaan yang dilakukan di dunia akan menjadi pembelanjaan di akhirat.
Al-Qur'an akan “bersaksi” bahwa pemiliknya rajin berinteraksi dengannya. Ini menjadi motivasi yang kuat bagi umat Islam untuk tidak hanya membaca sesekali, tetapi menjadi kebiasaan, terutama di bulan Ramadhan yang penuh kesempatan berkumpul di akhirat.
Baca Juga: Memahami Zakat Fitrah dan Zakat Mal: Perbedaan, Nisab, dan Batas Waktu Pembayaran
- Mendekatkan Diri Kepada Allah Swt.
Membaca Al-Qur'an berarti berinteraksi langsung dengan kalam Allah. Setiap ayat yang dibaca membantu seseorang merasa lebih dekat dengan Tuhannya.
Ramadhan sebagai bulan ibadah menjadi waktu yang sangat tepat untuk mempererat hubungan spiritual ini. Ketika tilawah dilakukan dengan khusyuk dan penuh penghayatan, seseorang akan merasakan kedekatan, rasa syukur, dan keimanan yang semakin kuat.
- Menambah Keberkahan dalam Hidup
Orang yang terbiasa membaca Al-Qur'an biasanya merasakan hidupnya lebih terarah dan penuh keberkahan. Waktu terasa lebih bermanfaat, keputusan diambil dengan lebih bijak, serta sikap menjadi lebih sabar.
Hal ini karena isi Al-Qur'an penuh dengan nasehat, petunjuk, dan nilai-nilai kebaikan. Dengan membaca secara rutin, seseorang perlahan memperbaiki akhlak dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian