JP Radar Kediri - Nifas adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita setelah melahirkan. Baik melahirkan secara normal maupun operasi caesar. Masa nifas umumnya berlangsung selama 40 hari. Namun bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung kondisi masing-masing wanita.
Setelah darah nifas berhenti, wanita diwajibkan untuk mandi besar (mandi wajib). Agar dapat kembali melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, membaca Al-Qur’an, dan lainnya.
Mandi besar setelah nifas adalah wajib menurut syariat Islam. Hal ini merupakan bentuk pensucian diri dari hadas besar. Tanpa mandi besar, maka ibadah seperti salat atau puasa tidak sah bagi wanita yang telah selesai masa nifasnya.
Niat mandi besar cukup diucapkan dalam hati karena niat adalah amalan hati. Namun, sebagian ulama membolehkan melafalkannya untuk membantu menghadirkan niat dalam hati.
Berikut adalah bacaan niat mandi besar setelah nifas:
> نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ النِّفَاسِ لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitul ghusla li raf'in nifāsi lillāhi ta‘ālā."
Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas nifas karena Allah Ta‘ala."
Atau bisa juga niat dalam bahasa Indonesia:
“Saya niat mandi wajib untuk mensucikan diri dari nifas karena Allah Ta’ala.”
Berikut ini adalah tata cara mandi besar setelah nifas sesuai tuntunan Rasulullah SAW:
Pertama, adalah niat. Mulailah dengan niat di dalam hati untuk bersuci dari nifas.
Kedua, membaca basmallah. Disunnahkan membaca Bismillāh sebelum memulai.
Ketiga, mencuci kedua tangan. Cuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
Keempat, membersihkan kemaluan dan bagian yang kotor.
Bersihkan kemaluan dan bagian tubuh lain yang terkena najis dengan tangan kiri.
Kelima, berwudu. Lakukan wudu seperti wudu untuk salat.
Boleh menunda membasuh kaki sampai selesai mandi (sesuai beberapa riwayat).
Keenam, menyiram air ke kepala. Siram air ke kepala sebanyak tiga kali, sampai ke akar rambut. Bagi wanita yang memiliki rambut panjang, tidak perlu melepas kepangan rambut, cukup memastikan air sampai ke seluruh bagian kepala.
Ketujuh, menyiram seluruh tubuh. Guyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, kemudian kiri.
Pastikan air merata ke seluruh tubuh, termasuk bagian yang tersembunyi seperti ketiak, lipatan kulit, dan sela-sela jari.
Kedelapan, mencuci kaki (Jika Belum). Jika kaki belum dibasuh saat wudu, maka basuhlah sebagai penutup mandi besar.
Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain menggunakan air bersih dan suci. Pastikan tidak ada penghalang air sampai ke kulit, seperti cat kuku atau make up tebal. Disunnahkan menggunakan sabun atau wangi-wangian setelah mandi jika ingin.
Mandi besar setelah nifas adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh wanita muslimah. Dengan mengetahui niat dan tata caranya, seorang wanita bisa menjalankan ibadah kembali dalam keadaan suci.
Menjaga kesucian diri adalah bagian dari keimanan dan bentuk kepatuhan kepada perintah Allah SWT.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah