KABUPATEN, JP Radar Kediri- Jemaah haji asal Kabupaten Kediri tiba kembali secara bergelombang pada pada Jumat (13/6) malam. Kedatangan mereka disambut tangis haru dan peluk rindu oleh kerabat yang menjemput. Tak ayal, suasana kantor Pemkab penuh dengan suasana yang mengharukan.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, pada Jumat malam, sekitar pukul 22.30, para jemaah dari kloter 05 tiba dengan sembilan bus. Berikutnya sekitar pukul 24.00, disusul jemaah dari kloter 06, juga dengan sembilan bus.
“Alhamdulillah sehat,” terang Mujinah, 87, jemaah haji dari kloter 05. Menggunakan kursi roda dia didorong oleh keluarganya menuju kendaraan jemputan.
“Alhamdulillah bersyukur bisa pulang,” jelasnya sembari berlalu.
Sementara itu, adapun untuk koper besar, pembagiannya secara terpisah. Karena tidak tiba berbarengan dengan jemaah. Sehingga, baru bisa diambil kemarin pagi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag ) Kabupaten Kediri Achmad Faiz mengatakan, bahwa pengambilan koper itu dilakukan sejak pukul 08.00 hingga pukul 14.00. para jemaah mengambil koper itu di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG).
“Tibang bareng langsung dibagikan saat kedatangan karena nanti akan memakan waktu lama dan ribet,” jelasnya.
Namun, walaupun dipersilakan mengambil hingga sekitar pukul 14.15, masih ada jemaah yang belum mengambil. Menurut Faiz, koper yang belum diambil masih ada sebelas.
“Karena belum diambil, diangkut ke Kantor Kemenag,” jelasnya.
Menurut Faiz, bagi jemaah yang belum mengambil kopernya, bisa diambil di Kantor Kemenag Kabupaten Kediri. Jemaah bisa menghubungi petugas PHU seblum melakukan pengambilan.
“Kantor, buka tiap hari tapi kita anjurkan Senin (16/6) saja,” jelasnya.
Sementara itu, dari Kota Kediri, proses pemulangan jemaah haji Kota Kediri belum sepenuhnya tuntas dilaksanakan. Beberapa jemaah haji tambahan akan dipulangkan bertahap dalam beberapa hari ke depan. Di antaranya tiga jemaah haji asal Kota Kediri yang tiba di Tanah Air kemarin malam (13/6).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri Ahmad Zamroni mengatakan, tiga jemaah yang sampai di Bandara Juanda, Surabaya, tadi malam tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6. Pesawat yang membawa jemaah itu dijadwalkan tiba di pukul 18.40 WIB.
“Masih ada para jemaah yang jadwal kepulangannya berbeda-beda karena tergabung di beberapa kloter dengan daerah lain,” ujarnya.
Selain di Kloter 6, jemaah Kota Kediri juga ada yang tersebar di Kloter 11, Kloter 16, dan Kloter 46. Kloter 11 dijadwalkan tiba di Indonesia pada 15 Juni mendatang. Sedangkan Kloter 16 dijadwalkan tiba keesokannya pada 16 Juni. Serta Kloter 46 yang dijadwalkan tiba pada 25 Juni mendatang.
“Setelah tiba di Indonesia, jemaah tetap akan mendapat pengawasan kesehatan,” tandasnya.
Untuk diketahui, jemaah haji Kota Kediri yang tersebar di Kloter 11, 16, dan 46 berjumlah 25 orang. Paling banyak di Kloter 16 dengan 13 jemaah. Kemudian 10 jemaah di Kloter 46, serta 2 lainnya di Kloter 11.
Sebelumnya diberitakan, rombongan besar jemaah haji Kota Kediri yang tergabung dalam Kloter 3 sudah tiba, Jumat dini hari lalu (13/6). Proses pemulangan jemaah dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya menuju GOR Jayabaya Kota Kediri dilakukan dengan armada enam bus dan beberapa ambulans.
Ambulans itu mengantarkan tiga jemaah yang kondisi kesehatannya menurun saat tiba di Tanah Air. Menyikapi isu Covid-19 yang kembali merebak, pemerintah mengharuskan jemaah mengisi data kesehatan dalam aplikasi Satu Sehat. Pendataan itu bertujuan sebagai tracing masyarakat yang baru pulang dari luar negeri. Tak terkecuali jemaah haji yang pulang dari Saudi. (sad/ais/fud)
Editor : Mahfud