Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tiga CJH Masih ‘Tertahan’ di Kediri, Puluhan Jemaah Bertolak ke Tanah Suci Tadi Malam.

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 28 Mei 2025 | 17:15 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Sebanyak 35 jemaah haji gabungan Kabupaten Kediri akhirnya berangkat ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada Senin (26/5) malam lalu. Kemarin, puluhan jemaah itu langsung terbang ke Tanah Suci Makkah, menyusul ribuan jemaah yang sudah lebih dulu berada di sana.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan) Kemenag Kabupaten Kediri Acmad Faiz mengatakan, jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 86 itu berangkat selepas Maghrib. Diantar satu bus, mereka akan melakukan rangkaian ibadah haji bersama jemaah gabungan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Mulai dari Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Tuban. Kemudian, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Pasuruan. “Berangkat (terbang ke Arab Saudi, Red) sekitar pukul 22.00. Untuk proses di asrama haji mulai ba’da Ashar,” lanjutnya.

Selain puluhan jemaah yang baru berangkat tadi malam, menurut Faiz masih ada tiga jemaah yang belum berangkat. Mereka tergabung dalam kloter 97. Sekaligus merupakan kloter terakhir.

Kapan tiga jemaah itu akan berangkat ke Tanah Suci? Faiz memastikan mereka akan menyusul ribuan jemaah lain yang sudah terbang sejak awal Mei lalu, pada akhir bulan ini. “Mereka (tiga jemaah, Red) dijadwalkan berangkat 30 Mei,” papar Faiz.

Seperti diberitakan, menjelang puncak haji pada 6 Juni nanti, mayoritas jemaah haji sudah berada di Makkah. Termasuk jemaah haji asal Kediri Raya. Kondisi Masjidil Haram yang padat, membuat kemenag mengimbau jemaah untuk mengurangi aktivitas fisik. Termasuk melaksanakan salat wajib di hotel.

Selain disarankan melaksanakan salat berjemaah di musala hotel, jemaah juga tetap disarankan untuk meminum oralit. Sebab, dengan cuaca Makkah yang sedang sangat panas memungkinkan mereka mengalami dehidrasi.

Seperti sebelumnya, para jemaah yang saat ini berada di Makkah sedang fokus melaksanakan ibadah sunah. Misalnya, melakukan ziarah ke beberapa tempat bersejarah di Kota Makkah. Selebihnya, mereka juga mengikuti manasik jelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). (sad/ut)

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #jemaah haji #asrama #haji