Tim Vokasi FTIK UNP Kediri Perkuat Kampung Gurami dengan Smart Storage, Packaging, dan Digital Marketing

Syaikhu Aliya Rahman • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 20:21 WIB
Foto: Dok. UNP Kediri
Foto: Dok. UNP Kediri

NGANJUK, JP Radar Kediri – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Vokasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor perikanan di Kabupaten Nganjuk. Memasuki tahun ketiga Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) yang didanai Kemendiktisaintek, tim dosen UNP Kediri menggandeng dua mitra utama, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sumber Risky dan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumber Makmur, untuk menggelar serangkaian pelatihan teknologi di Kampung Gurami Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, Selasa (12/8).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program dua tahun sebelumnya yang berhasil meningkatkan produksi budidaya melalui teknologi IoT dan pengolahan pasca panen . Tahun pertama ada 2 teknologi yang diterapkan yaitu Teknologi Monitoring dan Otomasi Digital, serta Teknologi Food Delivery Digital. Tahun kedua diterapkannya Smart Manufacturing Technology. 

Baca Juga: Wujudkan Desa Ekowisata Mandiri, PPK Ormawa HIMABIO Helianthus UNP Kediri Luncurkan Inovasi Teknologi dan Seni Budaya

Pada tahun ketiga ini, fokus utama adalah menyelesaikan permasalahan hilir, mulai dari penyimpanan hingga pemasaran, guna menciptakan rantai nilai usaha perikanan yang utuh dan berkelanjutan, dengan menerapkan tiga teknologi yaitu Smart Fish Storage Technology, Smart Packaging Technology, dan Digital Marketing.

Ketua Tim Pelaksana PKM-PDB, Elsanda Merita Indrawati, M.Pd., M.T., mengungkapkan tahun ini timnya menghadirkan tiga terobosan teknologi utama.

"Kami menerapkan Smart Fish Storage Technology untuk menjaga kesegaran ikan pasca panen dan produk olahan ikan gurami, Smart Packaging untuk kemasan produk yang menarik dan memiliki barcode yang tersinkronisasi dengan web kampung gurami sehingga bisa diketahui riwayat dari produk tersebut, serta pendampingan Digital Marketing untuk memperluas pasar," jelasnya.

Dalam pelatihan yang berlangsung di Kampung Gurami Desa Singkalanyar itu, para peserta mendapatkan materi dan praktik langsung dari dua pemateri ahli. Pelatihan Smart Packaging dan Digital Marketing disampaikan oleh Dr. Resty Wulanningrum, M.Kom, yang membekali ibu-ibu Poklahsar dengan keterampilan membuat kemasan produk olahan yang aman dan menarik, serta strategi pemasaran melalui platform digital. Sementara itu, Agus Suwardono, M.T, memberikan pelatihan teknis mengenai penggunaan dan perawatan perangkat Smart Fish Storage berbasis IoT kepada kelompok pembudidaya, guna memastikan kualitas ikan dan produk olahan ikan tetap terjaga sebelum dipasarkan. Pada kesempatan ini sekaligus dilakukan penyerahan alat berupa Smart Fish Storage Technology.

Foto: Dok. UNP Kediri
Foto: Dok. UNP Kediri

Kepala Desa Singkalanyar, Joko Sudono, menyambut baik program ini. Ia menilai kolaborasi dengan UNP Kediri selama tiga tahun terakhir telah membawa dampak signifikan bagi perekonomian warganya. "Kami sangat berterima kasih atas pendampingan ini. Kampung Gurami tidak hanya dikenal sebagai sentra budidaya, tetapi kini juga mulai menghasilkan produk olahan bernilai jual tinggi dengan kemasan yang modern," ungkap Joko.

Dukungan juga datang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap inovasi ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Nganjuk dalam mengembangkan potensi perikanan berbasis teknologi.

Tim PkM PDB Vokasi dan Mitra menyampaikan terima kasih karena kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia

Program ini merupakan bagian dari upaya nyata perguruan tinggi dalam mendukung target SDGs, khususnya pada poin ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Dengan adanya teknologi ini, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan mitra hingga 40% melalui perluasan pasar dan peningkatan kualitas produk. 

Program diketuai oleh Elsanda Merita Indrawati, M.Pd., M.T (Teknik Elektro) bersama anggota Hisbulloh Ahlis Munawi, M.T (Teknik Industri), Agus Suwardono, M.T (Teknik Elektro) dan Rachmad Santoso, M.MT (Teknik Industri).

Editor : Anwar Bahar Basalamah
ftik unp unp unp kediri