Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dukung Kemandirian Pangan di Kediri, Tim Dosen PkM Berdampak UNP Kediri Sumbang Tiga Teknologi Tepat Guna

Syaikhu Aliya Rahman • Selasa, 23 September 2025 | 22:19 WIB
KOLABORATIF: Tim PkM Dosen Berdampak bersama mahasiswa dan stakeholder masyarakat kompak ucapkan jargon “Tempurejo Berdaya” usai pelatihan.
KOLABORATIF: Tim PkM Dosen Berdampak bersama mahasiswa dan stakeholder masyarakat kompak ucapkan jargon “Tempurejo Berdaya” usai pelatihan.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat-Pemberdayaan Desa Binaan (PkM-PDB) tahun ini kembali melakukan diseminasi tiga hasil risetnya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Tim ini terdiri atas dosen dan mahasiswa dari S1 Prodi Pendidikan Biologi, S1 Teknik Informatika, dan S1 Teknik Mesin UNP Kediri. Program tersebut dibiayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek untuk pelaksanaan tahun 2025.

Ketua Tim PkM-PDB 2025 Dr. Agus Muji Santoso, M.Si menjelaskan program ini merupakan komitmen UNP Kediri untuk merawat kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya antara Radar Kediri, PT Gudang Garam, dan UNP Kediri dalam Ekspedisi Penyelamatan Mata Air di puluhan titik lokasi di Kediri Raya.

KOMPAK: Masyarakat mendapat pelatihan intensif hingga mampu memproduksi pupuk organik yang sesuai standar.
KOMPAK: Masyarakat mendapat pelatihan intensif hingga mampu memproduksi pupuk organik yang sesuai standar.

Salah satunya adalah di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Fokus PkM-PDB ini adalah mendorong produksi dan pemasaran pupuk organik berbasis penambahan mikroba potensial agar dapat mengurangi ketergantungan pupuk komersial. Selain itu, juga fokus pada pembibitan tanaman-tanaman yang memiliki nilai ekologi tinggi bagi keberlangsungan sumber mata air. Dalam program ini diperioritaskan pembibitan berbagai jenis tanaman Ficus.

“UNP Kedir terus mendampingi, agar arboretum Ficus di Kabupaten Kediri bisa manjadi sentra bibit Ficus yang mengintegrasikan pengelolaan serasah hutan dan limbah pertanian menjadi pupuk organik” ungkap Dr. Agus.

AKTIF: Selain tim dosen, mahasiswa juga bertindak sebagai instruktur pendamping sebagai wujud immersive learning dari program Diktisaintek Berdampak.
AKTIF: Selain tim dosen, mahasiswa juga bertindak sebagai instruktur pendamping sebagai wujud immersive learning dari program Diktisaintek Berdampak.

Ada tiga teknologi tepat guna hasil riset yang akan diberikan kepada masyarakat. Meliputi alat formulasi mikroba starter produk pupuk, mesin pencampur pupuk dan formula penginduksi akar.

“Tahun ini, UNP Kediri satu-satunya perguruan tinggi di Kediri Raya yang mendapatkan raihan PPM terbanyak dari DPPM Kemdiktisaintek. Ini wujud UNP Kediri selalu berupaya agar hasil riset dapat dihilirisasi sehingga hasil riset bisa berdampak kepada masyarakat.” ungkap Rektor UNP Kediri Dr. Zainal Afandi, M.Pd.

Program ini disambut baik oleh perangkat desa dan masyarakat setempat. Peningkatan kapasitas masyarakat dalam memproduksi pupuk organic. Selain mampu memenuhi kebutuhan pupuk anggota kelompok tani, juga berpotensi dalam pengembangan ekowisata di Desa Tempurejo.

INOVATIF: Tim PkM dosen dan mahasiswa memberikan pendampingan langsung di lapangan.
INOVATIF: Tim PkM dosen dan mahasiswa memberikan pendampingan langsung di lapangan.

“Kami berharap, semoga kerja sama ini membantu Desa Tempurejo semakin maju dan berdaya” jelas Agung Puger Leksono selaku Kepala Desa dalam sambutannya dalam sosialisasi program di balai desa (21/7) lalu.

Tim PkM-PDB 2025 dari program ini adalah Dr. Agus Muji Santoso, M.Si selaku ketua program. Bersama Dr. Rizky Aswi Ramadani, M.Kom., Hesty Istiqlaliyah, ST., M.Eng., dan Dr. Poppy Rahmatika Pri mandiri, M.Pd.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#unp #Mataair #program #tekstil #organik #pupuk