Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik

Redaksi Radar Kediri • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 15:24 WIB
Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik
Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik

KEDIRI, JP Radar Kediri - Permasalahan limbah peternakan, khususnya kotoran hewan, sering kali menjadi keluhan masyarakat pedesaan.

Menjawab keresahan tersebut, sekelompok mahasiswa dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya Kediri menggelar pelatihan pengolahan kotoran domba menjadi pupuk organik di Dusun Mangiran, Desa Lamong, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 ini mengusung tema “Pengolahan dan Penerapan Kotoran Domba sebagai Pupuk Organik Cair (POC) serta Pupuk Organik Padat (POP) dalam Menangani Penumpukan Limbah Peternakan”.

Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik
Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik

Pelatihan dilaksanakan di kediaman salah satu warga, Khusnul dan dihadiri oleh Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., M.Sc., dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dr. Sofi'ul turut memberikan apresiasi dan masukan atas program yang dijalankan mahasiswa.

Program ini menyasar Kelompok Pemuda 27 Dusun Mangiran sebagai peserta utama. Ketua pelaksana kegiatan Hariska Devi Novia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif pengolahan limbah kotoran domba yang sebelumnya hanya dibuang begitu saja menjadi produk bermanfaat bagi pertanian.

“Kami ingin mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan mendorong penggunaan pupuk alami yang lebih aman bagi tanah dan lingkungan,” ujar Debryan, selaku pemateri dari kegiatan ini.

Dalam pelatihan ini, mahasiswa memperkenalkan dua jenis produk hasil olahan limbah peternakan. Yakni pupuk organik padat dan cair. POP (Pupuk Organik Padat) dibuat melalui proses fermentasi kotoran domba dengan campuran EM4, molases, dan kapur dolomit.

Sementara POC (Pupuk Organik Cair) dihasilkan dengan fermentasi tertutup selama 14 hari menggunakan bahan serupa, yang kemudian dicampur dengan air bersih sebelum digunakan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tak hanya antusias mendengarkan, tapi juga turut serta dalam praktik langsung pembuatan pupuk. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan ingin mencoba sendiri di rumah.

Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik
Mahasiswa UB Kediri Latih Warga di Lamong Kediri Olah Limbah Kotoran Domba Jadi Pupuk Organik

“Selama ini kotoran domba hanya kami buang. Ternyata bisa diolah jadi pupuk yang bermanfaat,” ungkap Burhan, salah satu peserta.

Program ini juga dinilai sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDGs 15 mengenai pelestarian ekosistem darat.

Melalui penggunaan pupuk organik, masyarakat didorong untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan kimia.

Mahasiswa berharap, program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mulai mengelola limbah peternakan secara mandiri.

Selain mendukung sektor pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan, program ini juga menunjukkan potensi kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan solusi nyata atas permasalahan lokal.

“Harapan saya, program seperti ini bisa diterapkan di desa-desa lain agar masyarakat lebih peduli terhadap limbah kotoran hewan dan pertanian Indonesia menjadi lebih mandiri, sehat, dan berkelanjutan,” tutur Hariska Devi Novia.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PSDKU Kediri #Mahasiswa KKN #universitas brawijaya #UB Kediri #kkn