Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sensus Ekonomi di Kota Kediri Capai 37 Persen, BPS Tingkatkan Progres Pendataan

Himalaya Azzahra • Jumat, 10 Juli 2026 | 23:14 WIB
Petugas sensus ekonomi door-to-door, melakukan sensus ke berbagai rumah di wilayah kota kediri.
Petugas sensus ekonomi door-to-door, melakukan sensus ke berbagai rumah di wilayah kota kediri.

KOTA, JP Radar Kediri – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mencatat progres pendataan sensus telah mencapai sekitar 37 persen.

Hingga kini, proses pendataan berlangsung kondusif dan terus didorong melalui pendampingan intensif kepada petugas lapangan. Tujuannya agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal. 

Baca Juga: Progres Sensus Ekonomi di Kota Kediri Berada di Angka Ini!


Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono mengatakan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan. Itu dilakukan untuk membantu petugas menyelesaikan berbagai kendala yang ditemui selama proses pendataan.

Pihaknya juga memastikan setiap petugas menjalankan prosedur pendataan sesuai dengan yang telah di tetapkan.

“Sejauh ini pelaksanaan pendataan berjalan aman.  Meskipun para petugas masih kesulitan akibat banyak masyarakat yang tertutup soal penghasilan,” ujar Emil.

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi petugas bukan berasal dari penolakan responden. Melainkan kesulitan menemui mereka secara langsung.

Banyak responden yang saat didatangi sedang bekerja, berada di luar rumah, atau memiliki aktivitas lain. Sehingga petugas harus kembali pada waktu yang telah disepakati.

Baca Juga: Ditolak Karena Dikira Pendataan DTSEN, BPS Tegaskan Sensus Ekonomi Bertujuan Mendukung Pembuatan Kebijakan

“Namun kami terus melakukan pendampingan kepada petugas untuk meningkatkan progres pendataan sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ucap pria asal Jember tersebut.

Masih banyaknya masyarakat yang belum cukup teredukasi mengenai sensus ekonomi ini juga menjadi kesulitan tersendiri.

Banyak yang tertutup untuk memberikan data secara terang-terangan. Karena masih banyak yang mengira pendataan sensus berkaitan dengan pajak.

“Saat didatangi, ada responden yang tidak berada di lokasi atau sedang sibuk. Sehingga petugas melakukan penjadwalan ulang agar proses pendataan tetap bisa dilakukan,” jelas pria yang hobi lari itu.

Bapak tiga anak itu berharap masyarakat dapat meluangkan waktu ketika petugas BPS datang melakukan pendataan.

Informasi yang diberikan responden akan menjadi bagian penting dalam menghasilkan data statistik yang akurat dan berkualitas sebagai dasar perencanaan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan di Kota Kediri. (c1/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#sensus ekonomi 2026 #kediri raya #Ekonomi 2026 #ekonomi daerah #BPS Badan Pusat Statistik