KEDIRI, JP Radar Kediri–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kediri mulai memasang target untuk Pemilu 2029.
Utamanya dengan tujuan kembali memiliki wakil di DPRD Kabupaten Kediri. Setelah gagal memperoleh kursi pada Pemilu 2024, partai berlambang Kakbah tersebut membidik tiga kursi legislatif.
Target itu menjadi langkah awal kebangkitan politik PPP di Bumi Panjalu.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Kediri Setyo Budhi mengatakan, target tiga kursi tersebut dinilai cukup realistis jika melihat peta kekuatan partai di sejumlah daerah pemilihan (dapil).
Khususnya di dapil 2, dapil 3, dan dapil 5 yang selama ini menjadi basis suara terbesar.
“Ini bukan target muluk, tapi realistis. Ada potensi di dapil 2, 3, dan 5. Insyaallah dengan kerja keras dan cerdas target itu bisa tercapai,” ujarnya.
Selain membidik kursi legislatif, PPP juga ingin kembali memiliki peran dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Kediri mendatang.
Mereka tak ingin tetap berada di luar dinamika politik lokal seperti yang terjadi pada Pilkada 2024.
“Terkait pilkada, PPP harus bisa kembali mewarnai dinamika politik di Kabupaten Kediri,” tegasnya.
Baca Juga: Perempuan dan Anak Muda di Barisan Depan Partai, Strategi PDIP Kota Kediri Jalankan Regenerasi
Untuk merealisasikan target tersebut, PPP menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah serta memperluas basis kader.
Penguatan organisasi dinilai menjadi modal penting untuk mendongkrak perolehan suara pada pemilu mendatang.
Penguatan organisasi itu juga dilakukan dengan mulai membuka peluang bagi kader-kader muda untuk bergabung.
Mulai dari PMII, HMI, Ansor, Fatayat, Muslimat, Pemuda Muhammadiyah hingga Aisyiyah.
Langkah menjaring kader dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan itu dilakukan sebagai upaya regenerasi sekaligus memperluas jaringan politik partai.
“Kami mendeklarasikan PPP sebagai partai inklusif yang merangkul semua pihak tanpa melihat latar belakang,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita