Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Dorong Disdik Memaksimalkan Sarana Pembelajaran  

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 19 Februari 2026 | 19:47 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- TKA dinilai menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik.

Hasilnya juga menjadi bekal menghadapi berbagai proses seleksi. Mulai jenjang masuk sekolah hingga persiapan SNBP maupun jalur penerimaan lainnya.

Karena itu, DPRD Kabupaten Kediri mendorong adanya peningkatan capaian Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk siswa SD dan SMP. 

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menjelaskan, nilai TKA memiliki beberapa tingkatan kompetensi yang perlu dipahami siswa dan guru.

Nilai di bawah 50 dikategorikan belum kompeten sehingga masih membutuhkan peningkatan belajar.

Rentang 55–65 masuk rata-rata nasional. Sementara nilai 70–79 tergolong kompeten dan stabil, sedangkan 80 ke atas dikategorikan unggul serta dinilai aman untuk menghadapi seleksi ketat seperti SNBP.

“Kalau menargetkan seleksi yang ketat seperti SNBP, maka standar ideal yang harus dikejar minimal 80. Itu menunjukkan penguasaan materi sangat baik dan konsisten,” ujar Dodi.

Menurut dia, pemahaman kategori nilai tersebut penting agar siswa bisa menentukan target belajar secara terarah.

Dewan juga telah memberi masukan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri supaya mendorong satuan pendidikan memaksimalkan sarana pembelajaran yang sudah tersedia.

Di antaranya melalui laman Ayo Coba TKA serta fitur Ruang Murid pada platform Rumah Pendidikan yang menyediakan contoh soal dan materi pendukung sesuai jenjang kewenangan daerah.

Selaras dengan Dodi, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono menambahkan, target aman berada di rentang 70–79.

Sedangkan nilai di atas 80 masuk kategori unggul dan sangat aman. Ia menekankan peran guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agar siswa benar-benar siap secara materi.

“Fasilitasi sekolah sangat penting. Motivasi dari bapak ibu guru dan kepala sekolah juga menentukan. Anak-anak harus siap secara mental maupun materi saat menghadapi TKA,” katanya.

Tak hanya sekolah, dukungan orang tua juga dinilai krusial. Orang tua bisa memberikan tambahan les atau penguatan belajar di rumah.

Komunikasi melalui pertemuan sekolah maupun grup orang tua diharapkan dimaksimalkan agar siswa mendapat motivasi penuh dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA.

Dengan kolaborasi tersebut, dewan berharap capaian akademik siswa Kabupaten Kediri semakin meningkat dan mampu bersaing di berbagai jalur seleksi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#disdik #Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri