Penetapan ketua DPC PDI Perjuangan masih harus menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Seperti yang diutarakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Purwanto, pihaknya tinggal menunggu pengumuman ketua DPC.
“Yang menentukan DPP. Jadi kami tidak tahu kapan waktunya,” ungkap Purwanto.
Rencananya, ketua terpilih akan diumumkan dalam forum konferensi daerah (konferda). Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mengusulkan 5 kandidat ketua DPC. Nama-nama itu ditentukan dari hasil penjaringan bakal calon ketua di tingkatan pengurus anak cabang (PAC).
Mereka adalah Pulung Agustanto, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana, Sudjoko Adi, Purwanto, dan Eko Yudi Sartana. Sementara itu, hal yang sama juga terjadi di PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Nama Murdi Hantoro pun digadang-gadangkan akan kembali menakhodai partai berlogo banteng moncong putih tersebut.
Dari 17 nama yang diusulkan Murdi memperoleh suara paling tinggi. Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC PDI Perjuangan Tri Efendi mengatakan, proses pemilihan ketua baru ini diawali dengan setiap PAC PDI Perjuangan mengusulkan tiga nama calon ketua DPC dan dua nama calon ketua DPD.
“Semua hasilnya sudah dikirimkan ke pusat (DPP, Red),” jelas Tri. Dari belasan orang itu, muncul lima kandidat terkuat. Posisi pertama dipegang oleh Mudi Hantoro, yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan. Dia meraih 18 suara. Posisi kedua dipegang Hanindhito Himawan Pramana.
Bupati Kediri itu mendapatkan 16 suara. Urutan ketiga dan keempat ada Tri Efendi dan Dodi Purwanto yang sama-sama memperoleh tujuh suara. dan urutan kelima ada Pendiwan.
“Nama-nama yang diusulkan itu nanti yang akan dipertimbangkan sebagai ketua. Nanti DPP yang akan memilih,” jelasnya. Dia mengatakan, setelah nama-nama diusulkan oleh PAC, mereka juga langsung melakukan tes psikologi. Yang juga jadi salah satu bahan acuan DPP.
Pelantikan PAW Diprediksi 17 November
Adapun DPC PDI Perjuangan Kota Kediri saat ini masih terus memproses penggantian antar waktu (PAW) untuk mendiang Gus Sunoto. “Insya Allah 17 November pelantikannya (anggota DPRD PAW dari PDI Perjuangan, Red),” ungkap Purwanto, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Kediri.
Untuk diketahui, Yuzar Rasyid terpilih sebagai calon pengganti mendiang Gus Sunoto di kursi DPRD Kota Kediri sesuai aturan PAW. Sedianya, pengganti Gus Sunoto adalah Harijanto yang perolehan suaranya tepat di bawah Gus Sunoto. Namun, Harijanto meninggal dunia sebelum sempat dilantik sebagai pengganti antar-waktu.
Baca Juga: Fraksi Golkar Kota Kediri Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah, Desak Pemkot Tak Fokus Pada TPA
Sesuai aturan, pengganti antar-waktu harus calon dengan perolehan suara di bawahnya yang berasal dari dapil yang sama. Berdasarkan perolehan suara, Yuzar Rasyid berada di bawah Harijanto. Sebelumnya, Purwanto mengungkapkan bahwa seluruh syarat administrasi juga sudah dilengkapi. Termasuk proses pengusulan Yuzar Rasyid yang sudah selesai.
Informasi yang dihimpun koran ini, Yuzar Rasyid merupakan calon legislatif nomor urut 3 dalam Pemilu Legislatif Kota Kediri 2024. Dia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD dari dapil Kota Kediri 1 dengan perolehan 261 suara.
Saat mencalonkan diri sebagai caleg dalam Pemilu 2024, Yuzar berusia 34 tahun. Dia juga seorang pria kelahiran Kediri dengan pekerjaan tercatat di bidang swasta/wiraswasta/lainnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian