Reza bukanlah pemain baru di kancah politik Kota Kediri. Dia pernah menjadi anggota legislatif dari partai PAN. Dan sempat ikut perebutan kursi DPR RI dari partai Gerindra pada pemilu lalu. Pada pemilihan Wali Kota Kediri lalu, dia menjadi salah satu motor pemenangan tim Vinanda-Gus Qowim.
Melalui PSI, Reza berkomitmen menjadi bagian untuk mengembangkan daerah. “Kehadiran PSI dengan brand baru pasti akan memberikan nuansa dan komunikasi politik yang lebih indah, lebih baik, dan bisa diterima sebagai bentuk konsep ideologi berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.
Menurut Reza, regenerasi dan semangat baru itu dihadirkan untuk menjawab tantangan dari program-program partai. Salah satunya adalah mencapai target besar partai. Yakni mengamankan kursi legislatif. Di Kota Kediri, salah satu mandat yang harus dijalankan adalah meraih kursi legislatif dalam pemilu selanjutnya.
“Pasti kami akan berusaha lebih baik. Sebelumnya sudah cukup baik. Hanya kami melihat masih ada kesempatan terbuka di kalangan milenial dan Gen Z,” tandas mantan anggota DRPD Kota Kediri itu. Generasi muda, khususnya Gen Z yang akan menjadi basis massa di partai barunya nanti.
Reza akan membangun partai berlogo gajah itu bersama kalangan anak muda khususnya Gen Z dan milenial. Harapannya, PSI bisa diterima masyarakat di semua level. Hal itu sejalan dengan target utama PSI. Yakni, ‘pecah telur’ di pemilu legislatif yang akan datang.
“Kalau masalah tantangan pasti ada. Tapi kan tantangan akan menjadi hal yang enak untuk dijalani jika bersama-sama. Supaya kita juga tambah pengetahuan, tambah ilmu untuk mengurai tantangan itu,” imbuhnya, yang menyambut dengan tangan terbuka bagi siapa saja warga Kota Kediri yang ingin bergabung.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal.
Editor : rekian