Pergantian itu dilakukan karena terjadi kekosongan selama hampir delapan bulan. Tepatnya setelah Gus Sunoto, mantan ketua DPRD Kota Kediri periode 2019 – 2024 itu meninggal dunia pada 18 November 2024 lalu.
Menurut Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, DPRD Kota Kediri telah menerima surat masuk penggantian ketua fraksi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kediri pekan lalu.
“Baru kemarin (10/7) diganti. Sekarang Pak Sudjoko Adi yang menjadi Ketua Fraksi PDIP,” ujar perempuan yang akrab disapa Ido itu.
Sementara itu terkait pergantian antarwaktu (PAW) terhadap mendiang Gus Sunoto, Firdaus mengatakan hal itu menjadi kewenangan partai. Dan hingga saat ini, menurutnya belum ada surat masuk terkait pengganti antarwaktu.
“Kami dari DPRD hanya sebagai tugas sekretariat. Dalam hal ini hanya sekadar menyurati saja. Tetapi untuk mekanisme dan sebagainya itu adalah kewenangan partai dalam hal ini menetapkan siapa pemenang untuk duduk di DPRD,” urai Firdaus.
Terkait kekosongan satu kursi dewan yang sudah hampir delapan bulan itu, menurutnya tidak berpengaruh terhadap kinerja DPRD. Termasuk mekanisme kuorum untuk setiap rapat yang mengharuskan kehadiran sejumlah anggota.
“Separuh lebih satu itu sudah mewakili kuorum. Sehingga kalau ada salah satu dari Fraksi PDIP belum masuk, itu ya tidak berpengaruh,” beber politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Hal serupa juga berlaku untuk partai-partai lainnya. Karena belum adanya PAW, hingga saat ini anggota dewan aktif di DPRD Kota Kediri hanya 29 orang saja dari sembilan partai politik.
Untuk diketahui, Gus Sunoto Imam Mahmudi pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Kediri periode 2019 – 2024. Dia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) karena sakit yang dideritanya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian