Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dewan Sidak ke Rumah Korban Bencana Alam di Purwoasri Kabupaten Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 15 Mei 2025 | 15:19 WIB

 

SIDAK: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Sulistyo Budi mengecek rumah korban bencana di Purwoasri.
SIDAK: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Sulistyo Budi mengecek rumah korban bencana di Purwoasri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Korban bencana pohon tumbang di Desa Tugu, Kecamatan Purwoasri mendapat perhatian dewan.

Pada Jumat (9/5) lalu, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri mendatangi rumah korban, Imam Mahdi, 58. 

Baca Juga: Dewan Desak Pemkot Kediri Bina Semua PKL, Taman Kota Jadi Opsi Relokasi

Kedatangan Anggota komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Sulistyo Budi untuk memastikan kondisi Imam dan keluarganya usai rumahnya tertimpa pohon.

“Alhamdulillah, korban kondisi baik. Termasuk istri Pak Imam (Siti Cholifah, Red) berangsur pulih,” ucap Budi saat mendatangi lokasi bersama BPBD dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri. 

Baca Juga: Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kediri Reni Ramawati Sidak Pasar Ngadiluwih Menjelang Lebaran, Ini Hasilnya

Dalam kesempatan itu, Budi memastikan jika bantuan material seperti batu bata, asbes dan semen sudah disiapkan untuk membantu korban. “Sementara ini, BPBD memberikan bantuan logistik,” jelasnya.

Sementara itu, Imam Mahdi saat ini membutuhkan kayu penyangga genting, ubin, dan lainnya. Dia berharap bantuan untuk memenuhi kebutuhan perbaika rumahnya bisa segera terealisasi.

Baca Juga: Anggota Dewan di Kabupaten Kediri Sebut Wisuda SD hingga SMP Memberatkan Wali Murid

“Saya berharap rumah bisa terbangun seperti semula sehingga bisa ditempati dengan nyaman,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Budi akan berkoordinasi pula dengan pihak desa.

“Sementara tenaga dan kayu penyangga tadi pak lurah (kepala desa, Red), kasun dan Pak Imam Mahdi akan dimusyawarahkan. Nanti diupayakan swadaya warga. Dari pihak desa juga nanti yang akan turut membantu. Dari PKS juga nanti akan membantu,” jelasnya.

Baca Juga: Dewan Desak Pemkab Kediri Kaji Ulang Penanganan Banjir

Seperti diberitakan, sebelum ambruk, rumah milik Imam itu diguyur hujan lebat selama tiga jam. Dia juga menyebut, hujan itu disertai angin. Karena tak kuat menahan guyuran hujan dan terjangan angin, atap rumah Imam ambruk. 

Sial, material reruntuhan atap rumah itu mengenai Siti Cholifah, sang istri yang saat itu berada di ruang tamu. Selain akibat guyuran hujan, diduga rumah tersebut rusak juga karena struktur bangunan yang sudah tua.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #purwoasri #pks #bencana #dewan #dprd kabupaten kediri #bencana alam